Dolly Parton aktris dan penyanyi legendaris genre country Amerika Serikat (AS) dilaporkan meninggal dunia pada usia 80 tahun, seperti yang disampaikan Bryan Seaver keponakannya, Selasa (25/8/2026) kemarin malam.
“Saya mewakili keluarga Parton dan Owens hari ini mengumumkan meninggalnya bibi saya, Dolly Rebecca Parton Dean … Merupakan sebuah kehormatan, kehormatan yang bercampur dengan rasa bangga dan kesedihan yang mendalam. Namun, kesedihan itu ada pada kami, bukan pada Dolly. Dolly telah menjalani hidup dalam cahaya,” kata Seaver, melansir Antara, Rabu (26/8/2026).
Seaver tidak mengungkapkan secara detail perihal penyebab kematian Parton. Namun, pada Mei 2026 lalu, Parton mengumumkan bahwa ia membatalkan konser-konser yang akan datang dan telah menjalani perawatan batu ginjal selama beberapa tahun.
Saat itu, Parton berharap dapat segera kembali menjalani aktivitasnya.
Pada September mendatang, Parton dijadwalkan menggelar tiga konser di Las Vegas, AS.
Pada hari yang sama, Donald Trump Presiden Amerika Serikat menyampaikan rasa sedih atas meninggalnya Parton dan memerintahkan pengibaran bendera Amerika Serikat setengah tiang di seluruh negeri selama satu pekan untuk menghormatinya.
“Sangat sedih melaporkan bahwa Dolly Parton, salah satu penyanyi Country terbesar, dan jauh lebih dari itu, telah meninggal dunia. Ini merupakan kehilangan besar bagi jutaan orang. Tidak pernah ada sosok seperti dirinya, dan tidak akan pernah ada lagi. Untuk menghormatinya, saya menurunkan bendera Amerika di seluruh Amerika Serikat selama satu pekan mulai malam ini pukul 18.00,” tulis Trump di Truth Social.
Dolly Parton memulai kariernya pada pertengahan 1950-an dan mulai dikenal luas pada 1967 melalui lagu “Dumb Blonde”. Komposisinya yang berjudul “Jolene”, yang dirilis pada 1973, masuk dalam daftar 100 lagu country terbaik dan 500 lagu terbaik sepanjang masa versi majalah Rolling Stone.(ant/kir/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

