Sabtu, 26 September 2026

Karhutla Picu 113 Ribu Kasus ISPA, IDAI Ingatkan Bahaya Asap bagi Anak

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Asap putih akibat kebakaran menyelimuti hutan di Kalimantan. Foto: BNPB

Di Kalimantan Barat, RS Bhayangkara Pontianak mencatat kenaikan kasus ISPA dan pneumonia sekitar 10-20 persen sejak karhutla terjadi.

Piprim Basarah Yanuarso Ketua Pengurus Pusat IDAI mengatakan, dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga menjadi ancaman kesehatan bagi anak dan kelompok rentan.

“Karhutla bukan sekadar bencana lingkungan, tetapi juga darurat kesehatan anak dan kelompok rentan,” kata Piprim.

Menurutnya, asap karhutla mengandung partikel halus PM2.5 yang dapat masuk jauh ke saluran pernapasan hingga berpotensi masuk ke aliran darah.

Anak menjadi kelompok yang lebih rentan karena menghirup udara dalam jumlah relatif lebih banyak dibandingkan berat badannya, sementara sistem pernapasan dan imunnya masih berkembang.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 26 September 2026
27o
Kurs