Misalnya, seorang guru mendapati murid yang biasanya ceria tiba-tiba menjadi pendiam dan tidak lagi mau berinteraksi dengan teman-temannya.
Situasi tersebut perlu diperhatikan, bukan langsung dianggap sebagai perilaku yang aneh atau masalah kedisiplinan.
Hal serupa juga dapat dikenali ketika seseorang mulai kesulitan mengendalikan emosi, sering marah tanpa memahami penyebabnya, berkata kasar kepada orang lain, hingga melampiaskan kemarahan dengan membanting barang.
Vitria mencontohkan, seorang anak muda yang datang ke rumah sakit karena menyadari perubahan perilakunya. Ia merasa ingin menjadi orang baik, tetapi justru kerap marah dan berkata kasar kepada teman-temannya.
“Berarti itu kan saya tidak baik. Ada apa dengan diri saya?” ujar Vitria, mengutip pertanyaan yang disampaikan anak muda tersebut saat mencari pertolongan.
NOW ON AIR SSFM 100

