Penentuan diagnosis pun membutuhkan asesmen menyeluruh, wawancara, analisis mendalam, serta pemeriksaan penunjang apabila diperlukan.
“Ketika kita mau mendiagnosis pun pasti akan dilakukan dengan banyak asesmen, wawancara, analisisnya harus mendalam, ada beberapa tools yang harus dilakukan, pemeriksaan penunjangnya begitu,” ujarnya.
Oleh sebab itu, seseorang yang mengalami perubahan perilaku dan merasa kesulitan mengendalikan emosinya dapat mencari bantuan profesional, seperti psikolog atau psikiater, untuk mendapatkan penilaian dan penanganan yang sesuai.
Selain akses layanan kesehatan, dukungan keluarga dan lingkungan sosial juga berperan penting dalam proses pemulihan.
Pasien yang kondisinya membaik setelah menjalani perawatan di rumah sakit masih dapat menghadapi tekanan ketika kembali ke rumah, sekolah, atau tempat kerja.
NOW ON AIR SSFM 100

