Sabtu, 10 Oktober 2026

Kenali Tanda Masalah Kesehatan Mental, Perubahan Perilaku Perlu Diperhatikan

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Seorang psikolog sedang berbicara dengan gadis remaja. Foto: iStock

Menurut Vitria, kesadaran untuk mempertanyakan perubahan perilaku diri sendiri merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental. Kesadaran serupa juga dapat muncul ketika keluarga, teman, atau orang di lingkungan sekitar melihat perubahan yang tidak biasa.

Vitria menyebut, data pelayanan kesehatan jiwa di RSD Prof. dr. Moeljono pada periode 2022 hingga 2025 menunjukkan peningkatan jumlah pasien, baik rawat jalan maupun rawat inap.

Namun, peningkatan tersebut perlu dilihat dari dua sisi. Selain kemungkinan bertambahnya kasus, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental dan semakin mudahnya akses layanan juga dapat berkontribusi terhadap kenaikan jumlah pasien yang mendapatkan perawatan.

Karena itu, perubahan perilaku perlu disikapi dengan kepedulian, bukan dengan menghakimi atau memberikan diagnosis secara mandiri.

Vitria menjelaskan, masalah kesehatan mental tidak disebabkan oleh satu faktor saja. Tekanan di tempat kerja, persoalan lingkungan sosial, kesulitan beradaptasi, hingga kemampuan menghadapi tekanan atau resiliensi dapat berperan dalam kondisi seseorang.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 10 Oktober 2026
28o
Kurs