Namun, jika telur sudah retak sekaligus mengalami kebocoran, telur sebaiknya langsung dibuang. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kontaminasi karena bagian dalam telur sudah lebih terbuka terhadap lingkungan.
Retakan pada cangkang menjadi perhatian karena dapat membuka jalan bagi bakteri, termasuk Salmonella, yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan.
Risiko akibat infeksi tersebut dapat lebih serius pada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Bagaimana jika telur retak saat direbus?
Telur yang mengalami retak ketika sedang direbus umumnya masih dapat dikonsumsi apabila sebelumnya dalam kondisi bersih dan segar. Syaratnya, telur harus dimasak hingga matang dan mencapai suhu sekitar 71 derajat Celsius.

NOW ON AIR SSFM 100

