Sabtu, 13 Juni 2026

Tidak Sengaja Telan Permen Karet? Ini yang Akan Terjadi

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi - Wanita sedang mengonsumsi permen karet. Foto: iStock

Dulu, ada sebuah kepercayaan yang menyebut bahwa tak sengaja menelan permen karet akan membuat permen tersebut tetap berada di perut selama bertahun-tahun, hingga menyebabkan masalah serius pada lambung.

Namun, dokter (dr.) Vishal Seth ahli gastroenterologi atau cabang ilmu kedokteran yang berfokus pada diagnosis dan pengobatan gangguan saluran pencernaan, meliputi lambung, usus, hati, empedu, dan pankreas asal India membantah hal tersebut.

Ia menilai pandangan tersebut hanya menimbulkan ketakutan berlebihan dan stres yang tidak perlu di antara masyarakat.

“Orang-orang tidak perlu khawatir dan jangan tegang, karena permen karet yang tertelan tidak akan tinggal di perut selama bertahun-tahun,” ungkap Seth yang dilansir Antara, Sabtu (18/4/2026).

Walaupun permen karet tidak mudah dicerna seperti makanan pada umumnya, tetapi menurutnya permen tersebut tidak akan mendekam di dalam tubuh hingga bertahun-tahun.

Jika tertelan, permen karet akan tetap melewati saluran pencernaan seperti makanan lain tetapi tidak dapat dicerna seperti makanan. Dari lambung, permen karet menuju ke usus dan bergerak dengan sisa makanan lainnya yang kemudian dikeluarkan bersama feses.

Dr. Seth menyebutkan permen karet akan keluar bersama feses dalam waktu empat sampai lima hari. “Tubuh tidak akan menyimpannya selama bertahun-tahun sama sekali,” ujarnya.

Ia juga menerangkan bahwa permen karet tidak akan menempel pada organ tubuh dalam seperti usus atau lambung, seperti yang dikhawatirkan masyarakat selama ini.

“Permen karet tidak akan meningkatkan kemungkinan gejala seperti sakit perut, rasa berat, gangguan pencernaan, muntah, mual, atau sembelit, atau memengaruhi kesehatan secara keseluruhan,” jelasnya. (ant/vve/bil/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Surabaya
Sabtu, 13 Juni 2026
31o
Kurs