Film animasi terbaru Disney dan Pixar, “Toy Story 5” langsung mendominasi box office Amerika Utara pada hari pertama penayangannya, Jumat (20/6/2026), dengan meraup pendapatan 71 juta dolar AS atau sekitar Rp1,15 triliun dari 4.425 bioskop.
Melansir Variety, Minggu (21/6/2026), sejumlah analis memproyeksikan Toy Story 5 akan menutup akhir pekan perdananya dengan pendapatan antara 150 juta dolar AS hingga 175 juta dolar AS, atau sekitar Rp2,44 triliun hingga Rp2,84 triliun.
Bahkan jika hanya mencapai batas bawah proyeksi tersebut, capaian itu tetap akan menjadi pembukaan terbesar sepanjang sejarah franchise “Toy Story”. Rekor sebelumnya dipegang “Toy Story 4” yang mencatat pendapatan pembukaan 120 juta dolar AS atau sekitar Rp1,95 triliun.
Kesuksesan ini menjadi kabar baik bagi Disney, mengingat biaya produksi Toy Story 5 mencapai 250 juta dolar AS atau sekitar Rp4,06 triliun, belum termasuk biaya pemasaran.
Dalam film terbaru ini, Buzz Lightyear, Woody, dan Jessie harus menghadapi tablet pintar edukatif bernama Lilypad yang mengancam mengambil alih waktu bermain Bonnie.
Tom Hanks, Tim Allen, dan Joan Cusack kembali mengisi suara karakter ikonik mereka. Sejumlah nama baru juga bergabung, seperti Greta Lee, Keanu Reeves, Craig Robinson, Alan Cumming, Conan O’Brien, dan Bad Bunny.
Sementara itu, pendatang baru lainnya pekan ini, “The Death of Robin Hood”, belum mampu menyamai kesuksesan Toy Story 5.
Film produksi A24 tersebut hanya menempati posisi kedelapan box office setelah meraih pendapatan sekitar 1,1 juta dolar AS atau Rp17,9 miliar pada hari pertama dari 1.782 bioskop. Hingga akhir pekan, film ini diperkirakan mengumpulkan sekitar 2,5 juta dolar AS atau Rp40,6 miliar.
Film garapan Michael Sarnoski itu mengisahkan Robin Hood yang berusaha mencari penebusan setelah menjalani kehidupan penuh kejahatan. Hugh Jackman memerankan karakter utama, didampingi Jodie Comer, Bill Skarsgård, Jade Croot, dan Katie Breen.
Posisi kedua box office ditempati film fiksi ilmiah karya Steven Spielberg, “Disclosure Day”.
Film thriller konspirasi alien tersebut meraih pendapatan 4,9 juta dolar AS atau sekitar Rp79,6 miliar pada Jumat dan diperkirakan mengumpulkan 17,2 juta dolar AS atau sekitar Rp279,5 miliar sepanjang akhir pekan.
Meski turun sekitar 61 persen dibanding pekan sebelumnya, total pendapatan domestik Disclosure Day diproyeksikan mencapai 78,4 juta dolar AS atau sekitar Rp1,27 triliun.
Universal diketahui menggelontorkan dana produksi 115 juta dolar AS atau sekitar Rp1,87 triliun, ditambah biaya pemasaran sekitar 80 juta dolar AS atau Rp1,3 triliun.
Di posisi ketiga terdapat film horor-thriller “Obsession” produksi Focus Features. Film yang telah memasuki pekan keenam penayangan itu masih menunjukkan performa kuat dengan pendapatan 4,7 juta dolar AS atau sekitar Rp76,4 miliar pada, Jumat (19/6/2026).
Sepanjang akhir pekan, Obsession diperkirakan meraih 14 juta dolar AS atau sekitar Rp227,5 miliar, sehingga total pendapatan domestiknya mencapai 215 juta dolar AS atau sekitar Rp3,49 triliun. Capaian tersebut tergolong luar biasa, mengingat biaya produksi film itu hanya sekitar 1 juta dolar AS atau Rp16,2 miliar.
Dua posisi berikutnya ditempati “Backrooms” dan “Scary Movie”. Film Backrooms produksi A24 berada di peringkat keempat dengan pendapatan 2,4 juta dolar AS atau sekitar Rp39 miliar pada Jumat. Hingga Minggu (21/6/2026), film itu diperkirakan mengumpulkan 7,4 juta dolar AS atau sekitar Rp120,2 miliar.
Setelah empat pekan tayang, total pendapatan domestik Backrooms diproyeksikan mencapai 175 juta dolar AS atau sekitar Rp2,84 triliun.
Sementara itu, Scary Movie menempati posisi kelima setelah memperoleh 2,1 juta dolar AS atau sekitar Rp34,1 miliar pada Jumat. Film produksi Paramount tersebut diperkirakan meraup 6,6 juta dolar AS atau sekitar Rp107,2 miliar sepanjang akhir pekan, sehingga total pendapatannya selama tiga pekan penayangan mencapai sekitar 97 juta dolar AS atau Rp1,58 triliun. (bil/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

