Sejak usia muda Yayoi Kusama mulai mengalami halusinasi, pengalaman tersebut kemudian digambarkan ke dalam karya-karyanya sebagai cara untuk mengatasi ketakutan yang dialaminya.
Setelah mempelajari seni lukis di sebuah sekolah seni di Kyoto, Kusama pindah ke Amerika Serikat pada 1957. Ia kemudian menetap di New York, tempat dirinya menghasilkan lukisan berukuran besar dan patung lunak.
Di sana, ia juga menggelar festival body painting serta peragaan busana, beberapa di antaranya menjadi bentuk protes terhadap Perang Vietnam dan berbagai persoalan sosial lainnya.
Kusama kembali ke Jepang pada 1973. Pada 2006, pemerintah Jepang menganugerahkan kepadanya Order of the Rising Sun, Gold Rays with Rosette, salah satu penghargaan kehormatan negara Jepang.
Dalam beberapa tahun terakhir, serial instalasinya yang populer, “Infinity Mirror Rooms”, semakin dikenal di seluruh dunia. Instalasi imersif tersebut memungkinkan pengunjung merasakan pengalaman seolah berada dalam ruang dengan pantulan diri yang tidak berujung. Popularitas karya ini turut meningkat melalui Instagram.

NOW ON AIR SSFM 100

