Yayoi Kusama seniman avant-garde asal Jepang yang juga dikenal sebagai Ratu Polkadot, meninggal dunia pada usia 97 tahun.
Melansir Antara, kepergian Yayoi Kusama dikonfirmasi oleh yayasan yang dia dirikan. Yayasan tersebut juga menyebutkan bahwa penyebab Yayoi meninggal dunia adalah karena kegagalan multiorgan, di sebuah rumah sakit di Tokyo, Jepang, pada 14 Agustus 2026 lalu.
Yayoi Kusama lahir di Prefektur Nagano, Jepang. Dia dikenal dunia melalui karya-karya dengan motif polkadot berulang, patung labu, serta instalasi berbasis cermin yang memukau.
Dia kerap tampil mengenakan rambut wig berwarna-warni dan pakaian mencolok dengan motif polkadot khasnya itu menjadi salah satu pelopor seni kontemporer.
Dengan karier yang berlangsung selama lebih dari 60 tahun, ia juga dikenal sebagai salah satu seniman paling populer dan sukses secara komersial. Pameran-pamerannya selalu menarik banyak pengunjung di berbagai belahan dunia, sementara lukisannya terjual hingga jutaan dolar AS dalam pelelangan.
Sejak usia muda Yayoi Kusama mulai mengalami halusinasi, pengalaman tersebut kemudian digambarkan ke dalam karya-karyanya sebagai cara untuk mengatasi ketakutan yang dialaminya.
Setelah mempelajari seni lukis di sebuah sekolah seni di Kyoto, Kusama pindah ke Amerika Serikat pada 1957. Ia kemudian menetap di New York, tempat dirinya menghasilkan lukisan berukuran besar dan patung lunak.
Di sana, ia juga menggelar festival body painting serta peragaan busana, beberapa di antaranya menjadi bentuk protes terhadap Perang Vietnam dan berbagai persoalan sosial lainnya.
Kusama kembali ke Jepang pada 1973. Pada 2006, pemerintah Jepang menganugerahkan kepadanya Order of the Rising Sun, Gold Rays with Rosette, salah satu penghargaan kehormatan negara Jepang.
Dalam beberapa tahun terakhir, serial instalasinya yang populer, “Infinity Mirror Rooms”, semakin dikenal di seluruh dunia. Instalasi imersif tersebut memungkinkan pengunjung merasakan pengalaman seolah berada dalam ruang dengan pantulan diri yang tidak berujung. Popularitas karya ini turut meningkat melalui Instagram.
Pada 2017, Kusama membuka museum yang didedikasikan untuk karya-karyanya di kawasan dekat kediamannya di Distrik Shinjuku, Tokyo.
Bahkan, Yayoi Kusama juga masuk dalam daftar 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia versi majalah TIME pada 2016.(ant/kir/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

