SURABAYA: 23 - 32 °C (Berawan, Hujan)
Sabtu, 04/02/2012
Kurs USD 22/01/2012 14:08:27
jual: Rp 9.120,00 | Beli: Rp 9.030,00
Google suarasurabaya.net
userlogin:
Daftar Lupa Password?
Soerabaja Tempoe Doeloe

 

Kemajoran
    Topik terbaru :
  • Banjiirr.. Di.. Kota Tercinta... [detil]
  • Cara Memilih Pengembang Yang Sehat... [detil]
  • Reply terbaru :

Kampoeng Media
Ingin Dapat Iklan Banyak, R-lisa Belajar ke SS Awalnya dengar info jika Radio SS income dari iklan tinggi, akhirnya crew R-lisa pun tertarik belajar spesifik marketing, karena ingin dapat iklan banyak.
Sajian Kuliner
Pecel Murni Bu Yuning Meskipun namanya sama, pecel ternyata banyak versinya. Misalnya pecel Blitar, Nganjuk, Kediri, Ponorogo sampai Madiun. Inilah keunikannya.
Resensi Buku
Suara Surabaya Bukan Radio Keberadaan SS sangat fenomenal. SS pada titik awal contoh sukses industri radio. Buku Suara Surabaya Bukan Radio menuliskan semangat perjalanan itu.

  Search
Google
 
 

Sajian Kuliner

31 Januari 2012, 16:01:43| Laporan Manda Roosa

Pecel Murni Bu Yuning

suarasurabaya.net|

Pecel mudah sekali diperoleh, penjualnya biasanya buka mulai pagi hingga tengah hari. Bagi penggemar pecel, pasti sudah hafal penjual pecel enak di Surabaya. Salah satu pecel yang selalu dipadati pengunjung adalah Pecel Murni Madiun Bu Yuning.

Di Madiun sendiri, Pecel Murni berlokasi di jalan Agus Salim. Di Surabaya, Pecel Murni dirintis Bu Yuning sejak tahun 1996. Kini usaha ini diteruskan oleh salah satu anaknya yaitu, Dhima Yudhianto. Pecel murni awalnya, berupa tenda bongkar pasang. Berjualannya mulai pukul 5 sore, setelah beberapa kali pindah lokasi di sekitar Ahmad Yani, akhirnya menetap di lokasi yang sekarang ini, yaitu jalan Ahmad Yani No 211.

Jam berjualannya pun diperpanjang menjadi 24 jam. “Nasi pecel itu enak dimakan kapan saja. Bahkan kebanyakan yang mampir malah malam hingga dini hari,” tuturnya.

Dhima Yudhianto, menuturkan, perbedaan pecel Madiun dengan pecel lainnya, selain bumbu, juga dari sayuran yang digunakan. Seperti, kenikir, kembang turi, bendoyo, dan tauge pendek. “Pecel Madiun asli selalu menggunakan cambah pendek, kalaupun harus menggunakan cambah panjang, itu kalau dalam keadaan memang sudah terpaksa karena cambah pendeknya sulit, ataupun sudah habis,”jelasnya.

Ciri khas lainnya, yaitu dari wadah yang digunakan, Pecel Madiun
menggunakan pincuk, yaitu wadah dari daun pisang. Tak hanya pecel, berkunjung ke warung pecel murni, juga tersedia pilihan menu lainnya, seperti nasi goreng Jawa dan Mie Kluntung.

Foto : Anton Kusnanto, M-Comm




berita-beritalain

- arsip berita -

 
 

Home | Radio Online | Radio On Demand | Video Streaming | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi |
Potret Kelana Kota | Peta Surabaya | Titik Nol | 25th Suara Surabaya | Oase Ramadhan | Opini | Konsultasi Kesehatan | SS Media | Faq | Kontak

 

© copyright suarasurabaya.net 2008, All Rights Reserved.