SURABAYA: 24-34 °C (Berawan, Hujan)
Jumat, 19/03/2010
Kurs USD 19/03/2010 18:50:36
jual: Rp 9.171,00 | Beli: Rp 9.079,00
Google suarasurabaya.net
userlogin:
Daftar Lupa Password?
Soerabaja Tempoe Doeloe

 

Jembatan Merah 1903
    Topik terbaru :
  • Generasi Muda Khususnya Menderita Degradasi Kepemimpinan & Moral (2)... [detil]
  • Generasi Muda Khususnya Menderita Degradasi Kepemimpinan & Moral.... [detil]
  • Reply terbaru :
  • Betul, Minimnya Pendidikan Tentang Kenegaraan Mengurangi Rasa Cinta Mereka Terhadap Bangsa Ini.
    Semakin Mereka Menapak Ke Jenjang Lebih Tinggi Pasal Dalam Pancasila Serta Isi Uud45 Pun Mereka
    Lupa. Ba... [detil]
  • Betul, Minimnya Pendidikan Tentang Kenegaraan Mengurangi Rasa Cinta Mereka Terhadap Bangsa Ini.
    Semakin Mereka Menapak Ke Jenjang Lebih Tinggi Pasal Dalam Pancasila Serta Isi Uud45 Pun Mereka.
    Bahkan ... [detil]
  • Suparno.pm, Surabaya Yth.redaktur,mohon Di Sampaikan Radio Suara Surabaya Untuk Bisa Di Distribusikan Ke Pelanggan Pln Ap... [detil]
  • Megaputera, Surabaya Salam Sejahtera, Di Beberapa Ruas Jalan Di Sekitar Graha Amerta, Rsu Dr.soetomo Tidak Didapati P... [detil]

Kampoeng Media
AHMAD DHANI, Jazz Traffic, dan Koleksi Kaset Jazz SS Program Jazz Traffic punya kenangan tersendiri buat AHMAD DHANI. Saat kunjungannya ke SS, pentolan Triad ini berharap bisa beli koleksi kasetnya.
Sajian Kuliner
Kompyang Tak Keras Lagi Roti sekeras batu, yang bisa untuk ganjal pintu dan merontokkan gigi ! Ah, itu dulu.
Resensi Buku
Mastering CMS with Joomla! Langkah mudah membuat dan mengelola website bisa ditemukan di buku ini. Penulis membuat orang awam lebih mudah paham soal Joomla!.

  Search
Google
 
 

Sajian Kuliner

17 Maret 2010, 17:11:06| Laporan Manda Roosa

Kompyang Tak Keras Lagi

suarasurabaya.net| Apa yang terbersit di pikiran jika menyebut roti kompyang ? Roti sekeras batu, yang bisa untuk ganjal pintu dan merontokkan gigi !

Itu kue kompyang jaman dulu. Keras, tidak ada rasa dan tidak ada isiannya. Kompyang termasuk dalam roti legendaris, asal usul roti kompyang, berasal dari Fuzhou, salah satu propinsi di China.

Menurut cerita, dulunya dibuat ransum tentara China, karena keras dan tahan lama., roti ini diikat di badan mereka sehingga mereka bisa makan pada saat berperang.Komposisi roti ini sangat sederhana, terdiri dari campuran tepung terigu, garam, gula dan air.

Berbeda dengan kompyang jaman perang, kompyang jaman sekarang, hadir dengan rasa dan bentuk yang berbeda. Sudah dimodifikasi, dan disesuaikan dengan selera masyarakat.

Teksturnya lebih lembut dan empuk. Ada yang kosongan, alias tanpa isi, ada juga yang berisi aneka rasa. Seperti daging ayam, daging sapi, salad tuna dan rumput laut, isiannya sedikit mengingatkan pada Bakpao.

Ciri khas lain roti ini yaitu, di atasnya ada taburan wijen yang generous. Rasanya gurih dan mampu membuat perut kenyang.

Foto : ANTON KUSNANTO, M-Comm




berita-beritalain

- arsip berita -

 
 

Home | Radio Online | Radio On Demand | Video Streaming | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi |
Potret Kelana Kota | Peta Surabaya | Titik Nol | 25th Suara Surabaya | Oase Ramadhan | Opini | Konsultasi Kesehatan | SS Media | Faq | Kontak

 

© copyright suarasurabaya.net 2008, All Rights Reserved.