SURABAYA: 25-35 °C (Cerah, Berawan)
Jumat, 03/09/2010
Kurs USD 02/09/2010 17:06:38
jual: Rp 9.053,00 | Beli: Rp 8.963,00
Google suarasurabaya.net
userlogin:
Daftar Lupa Password?
Soerabaja Tempoe Doeloe

 

Kemajoran
    Topik terbaru :
  • Pdam Oh Pdam... [detil]
  • Beking Resmi... [detil]
  • Reply terbaru :
  • Paling Tidak Perilaku Masyarakat Di Jalanan Yg Tidak Tertib Mengindikasikan Bahwa Di Kehidupan
    Sehari² Pun Mereka Juga Tidak Tertib, Maka Pabila Dulu Ada Seorang Perwira Polisi Di Kota Ini Yg
    Mengatak... [detil]
  • Sebaiknya Lain Kali Kalau Lagi Rapat Sekolah..bawa Digital Kamera Aja...ntar Di Publishkan Di
    Internet ..biar Pejabat Kita Pada Melek..inilah Pendidikan Indonesia Sesungguhnya... [detil]
  • Didik Untung Susadi, S.h., Sidoarjo By Pass Krian Rawan Maling, Ketika Saya Makan Di Pecel Madiun Di Ruko Lapangan Sidomulyo 100 Meter U... [detil]
  • Farah Rzi, Sby Menginformasikan Pada Pembaca Suarasurabaya.net, Insyaallah Di Sisa Ramadhan Ini Rumah Zakat Akan Me... [detil]

Kampoeng Media
Jelang Lebaran
SCG Bagi 50 Ribu Panduan Mudik Gratis Dalam rangka Lebaran tahun ini Surabaya City Guide (SCG) kembali bagi-bagikan paduan mudik gratis, tak kurang 50 ribu eksemplar dibagikan.
Sajian Kuliner
Ceker Ayam Mak Klenyerr... Kulit cekernya terasa lembut, bumbunya pun merasuk hingga ke tulang.
Resensi Buku
Suara Surabaya Bukan Radio Keberadaan SS sangat fenomenal. SS pada titik awal contoh sukses industri radio. Buku Suara Surabaya Bukan Radio menuliskan semangat perjalanan itu.

  Search
Google
 
 

Sajian Kuliner

31 Agustus 2010, 15:07:57| Laporan Manda Roosa

Ceker Ayam Mak Klenyerr...

suarasurabaya.net| Di warung MBAK NANIK yang berlokasi di Sidoarjo. Ceker ayam ini diolah menjadi beragam rasa, ada ceker ayam rica-rica, balajo, gulai, bakar sidoarjo, asam manis, mentega, sop, dan crispy.

Menu ceker yang paling populer, kata Mbak Nik adalah Ceker Lapindo.

Bukan semata-mata sensasi namanya yang identik dengan lumpur Lapindo, tapi rasanya juga paling berbeda dibanding lainnya. Keistimewaanya pada rasa pedasnya yang luar biasa. “Pedas sekali memang, kalau makan pasti langsung gobyos kemringet karena kepedasan,” jelasnya.


Rasa pedas ini dihasilkan dari campuran cabai rawit dan cabai merah, lalu dipadukan dengan bumbu rahasia. Pedasnya benar-benar menantang.Hebatnya lagi, meski sudah jelas super pedas, peminatnya justru paling banyak.

“Hmm.. gimana ya, biar pedas tapi cekernya terasa lembut, bumbunya merasuk sampai ke tulangnya,” tutur BUDI, salah satu pembeli yang mempunyai dua menu favorit, yaitu ceker Lapindo dan pepes ceker.

Pepes ceker ini juga tak kalah banyak penggemarnya. Potongan ceker diolah dengan bumbu pepes dan taburan daun kemangi lalu dibungkus daun pisang. Aroma harumnya langsung menggoda penciuman.

Bagi yang tidak suka pedas, bisa memilih ceker ayam asam manis dan ceker ayam sop. Rasanya segar mirip sup tom yam Thailand. Pilihan lainnya, ceker metega, rasa manis berpadu denga gurihnya metega mampu membuat lidah berdecap kenikmatan.

Usaha yang dimulai sejak 2009 ini membutuhkan 60 kilogram ceker ayam setiap hari. Sejak awal, NANIK sudah fokus untuk menjual ceker saja, karena memang ingin menyajikan sesuatu yang berbeda dengan penjual lainnya.

Sensasi kaki ayam yang nikmat ini, harganya cukup merakyat. Satu porsi menu ceker ini dihargai Rp 7 ribu, sehingga tidak heran jika warung ceker ini selalu ramai pembeli.

FOTO : ANTON KUSNANTO, M-comm





berita-beritalain

- arsip berita -

 
 

Home | Radio Online | Radio On Demand | Video Streaming | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi |
Potret Kelana Kota | Peta Surabaya | Titik Nol | 25th Suara Surabaya | Oase Ramadhan | Opini | Konsultasi Kesehatan | SS Media | Faq | Kontak

 

© copyright suarasurabaya.net 2008, All Rights Reserved.