Minggu, 30 November 2025

Ikuti Kejuaraan di Palu, Tujuh Atlet Paralayang Belum Ditemukan

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
im SAR melakukan evakuasi korban gempa yang tertimbun reruntuhan bangunan hotel Roa-Roa di Palu, Minggu (30/9/2018). Diperkirakan sebanyak 50 orang tertimbun di reruntuhan bangunan hotel itu. Foto: Antara

Sebanyak tujuh atlet paralayang yang mengikuti kejuaraan Palu Nomoni 2018 belum ditemukan pascagempa berkekuatan 7,4 magnitudo yang mengguncang Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Informasi terbaru yang kami dapatkan, saat ini tim Basarnas sudah ada di lokasi hotel Roa-roa tempat atlet menginap, tetapi evakuasi masih menggunakan alat seadanya,” kata Wahyu Yudha Ketua Paralayang Indonesia, saat dihubungi Antara di Bogor, Minggu (30/9/2018).

Tujuh atlet paralayang yang belum ditemukan ini sebagian besar berasal dari Indonesia, satu orang bernama Dong Jin asal Korea.

Adapun keenam atlet Indonesia tersebut yakni Reza Kambey, Ardi Kurniawan, Fahmi Malang, Glen Mononutu, Franky Kowas, dan Petra.

Yudha mengatakan Reza Kambey dan Ardi Kurniawan adalah dua atlet yang ikut dalam Pelatnas Asian Games 2018.

Selain ketujuh atlet ini, ada tiga orang pendamping kegiatan yang juga belum ditemukan, diduga masih tertimbun reruntuhan Hotel Roa-Roa Palu.(ant/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Minggu, 30 November 2025
29o
Kurs