Senin, 12 Januari 2026

Emil Dardak Pastikan 261 Korban Dugaan Keracunan MBG Mojokerto Tertangani

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur usai meninjau Posko Layanan Kesehatan (Yankes) korban keracunan massal di Pondok Pesantren Ma’had An Nur, Dusun Jurangrejo, Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, Minggu (11/1/2026). Foto: Humas Pemprov Jatim

Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur memastikan seluruh penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terdampak dugaan keracunan di Kabupaten Mojokerto, telah mendapatkan penanganan medis. Total terdapat 261 siswa dan santri yang sempat mengalami keluhan kesehatan usai menyantap menu MBG.

“Ini tentu sesuatu yang kita semua memberikan atensi maksimal agar para siswa siswi atau penerima manfaat yang terdampak secara medis bisa mendapatkan penanganan terbaik, yang paling utama semua yang terdampak harus bisa mendapat penanganan medis” kata Emil Dardak usai meninjau Posko Layanan Kesehatan (Yankes) korban keracunan massal di Pondok Pesantren Ma’had An Nur, Dusun Jurangrejo, Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, Minggu (12/1/2026).

Ia menekankan pentingnya penelusuran menyeluruh terhadap seluruh faktor yang berpotensi menjadi penyebab kejadian tersebut, mulai dari bahan makanan, proses pengolahan, kebersihan wadah makanan, hingga sistem distribusinya.

“Kita ingin memperoleh gambaran yang utuh agar ke depan sistem dapat diperbaiki dan diperkuat,” ujarnya dilansir dari Antara.

Ia meminta semua pihak melakukan penelusuran, termasuk dari pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), agar dapat diketahui secara jelas penyebab kejadian ini. Secara khusus Emil meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim mengawal dan mendampingi proses ini.

Wagub Emil juga menyampaikan seluruh biaya perawatan dan pengobatan korban terdampak akan ditanggung pemerintah.

Diketahui para korban banyak yang mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit yang tersebar di Kabupaten Mojokerto, salah satunya RSUD. Prof. dr. Soekandar Mojosari Mojokerto.

Ia juga mengimbau agar masyarakat yang sebelumnya mendapatkan MBG dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 Mojokerto dan mengalami keluhan mual dan muntah agar segera melapor ke Posko Yankes di Pondok Pesantren Ma’had An Nur Kutorejo Mojokerto agar mendapatkan perawatan dan penanganan terbaik.

Selain ke Posko Yankes di Pondok Pesantren Ma’had An Nur, Emil Dardak juga meninjau dan menjenguk para korban yang mendapatkan perawatan medis di RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari Mojokerto.

Sebelumnya ratusan pelajar dan santri dari tujuh lembaga di Mojokerto mengeluh mual, muntah, demam, dan diare, yang diduga mengalami keracunan usai menyantap MBG.

Diketahui pada Jumat (9/1/2026) para penerima manfaat MBG yang terdampak secara medis ini mengkonsumsi soto ayam dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kutorejo, Mojokerto. (ant/saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 12 Januari 2026
29o
Kurs