Senin, 19 Januari 2026

BNPB Catat Penurunan Signifikan Pengungsi Korban Bencana Sumatera

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Warga berjalan melintasi sungai dengan jembatan darurat di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Sabtu (29/11/2025). Foto: Antara

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah pengungsi akibat bencana hidrometeorologi di Sumatera menurun signifikan.

“Jumlah penduduk terdampak yang masih berada di lokasi pengungsian mengalami penurunan, dari sebelumnya 154.973 jiwa menjadi 135.696 jiwa,” kata Abdul Muhari Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Senin (19/1/2026).

Dilansir dari Antara, Abdul Muhari menyampaikan bahwa penurunan jumlah pengungsi tercatat terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang, yakni sebanyak 19.988 jiwa. Namun terdapat penambahan pengungsi di Kabupaten Nagan Raya sebanyak 711 jiwa.

Adapun langkah percepatan pemulihan pascabencana yang telah dilakukan oleh tim gabungan meliputi percepatan pembangunan hunian sementara (huntara), pembukaan dan pembersihan akses jalan dan jembatan, serta pemulihan kawasan permukiman.

Percepatan itu terus dilakukan agar wilayah yang terdampak bencana menjadi semakin kondusif untuk dihuni kembali oleh masyarakat setempat.

Abdul Muhari lalu menyampaikan seluruh kegiatan percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi basah di Sumatera yang meliputi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara itu dilaksanakan oleh tim gabungan yang terdiri atas pemerintah daerah, TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait.

Ia juga menyampaikan bahwa upaya terpadu lintas sektor terus dilakukan guna memastikan percepatan transisi fase tanggap darurat menuju pemulihan awal.

“Upaya terpadu lintas sektor terus dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat terdampak sekaligus mempercepat transisi dari fase tanggap darurat menuju pemulihan awal,” katanya.

Selain jumlah pengungsi, Abdul Muhari juga melaporkan perkembangan terkini terkait dengan jumlah korban. BNPB mencatat tidak terdapat penambahan jumlah korban jiwa maupun korban hilang akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi tersebut.

“Total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.199 orang, sementara korban hilang sebanyak 144 orang,” ujarnya. (ant/ily/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 19 Januari 2026
27o
Kurs