Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mencatatkan prestasi internasional melalui capaian tiga tim mobil hemat energi dalam ajang Shell Eco-Marathon (SEM) Asia Pacific and the Middle East 2026 di Qatar.
Tiga tim yang sukses menorehkan prestasi pada kompetisi efisiensi energi tingkat global itu, yakni tim Antasena, tim Sapuangin, dan tim Nogogeni.
Tim Antasena mendapat capaian tertinggi yakni menyabet Juara 1 Technical Innovation Award dan Juara 2 kategori Prototype Hydrogen Fuel Cell, serta terpilih sebagai salah satu dari empat tim yang lolos kualifikasi untuk mengikuti SEM Global Championship 2027 mendatang di Goodwood, Inggris.
Damaila Fayza Non-Technical Manager tim Antasena ITS mengatakan, capaian tim itu menjadi bukti kesiapan dalam bersaing di tingkat global.
“Prestasi ini semakin memacu kami untuk bisa terus mengembangkan inovasi kendaraan berkelanjutan nantinya,” katanya dalam keterangan yang diterima pada Selasa (27/1/2026).
Kemudian tim Nogogeni ITS meraih Juara 2 kategori Urban Concept Battery Electric, setelah menunjukkan konsistensi pengembangan kendaraan listrik hemat energi dalam ajang kompetisi internasional tersebut.
Firmansyah Permadi Rastanto, Divisi Sponsorship dan Public Relations Tim Nogogeni ITS mengatakan, dukungan berbagai pihak menjadi motivasi tersendiri bagi timnya untuk terus berprestasi.
“Hal ini mendorong kami untuk terus melakukan pengembangan kendaraan ramah lingkungan,” ucapnya.
Sementara tim Sapuangin mencatatkan juara 2 kategori Urban Concept Internal Combustion Engine (ICE) dan Juara 2 Technical Innovation Award, setelah berhasil menunjukkan daya saing unggul dalam mengembangkan inovasi kendaraan hemat berbasis mesin pembakaran internal.
Candra Ikhsan General Manager Tim Sapuangin ITS memastikan, meski menorehkan prestasi di kancah internasional, pihaknya akan tetap melalui vevaluasi untuk meningkatkan hasil yang lebih maksimal lagi.
“Hasil ini bukan sekadar podium, tapi juga tentang evaluasi dan pengembangan tim untuk strategi di Formula SAE tahun ini juga,” ucapnya.
Seperti diketahui, SEM merupakan ajang kompetisi rancang bangun kendaraan hemat energi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara. Perlombaan itu menguji performa kendaraan melalui kategori on-track dan off-track, dengan penilaian mencakup efisiensi energi, inovasi teknologi, serta aspek teknis kendaraan sesuai standar internasional.
ITS melalui keterangan resmi menegaskan, keberhasilan tiga tim itu mempertegas komitmen kampus dalam mendorong riset dan inovasi di bidang teknologi kendaraan berkelanjutan. Partisipasi aktif dalam ajang itu juga menjadi wadah pengembangan kompetensi mahasiswa untuk bersaing di tingkat global sekaligus membawa nama Indonesia di kancah internasional.
Selain itu, torehan tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, Selain itu, juga pada poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta poin ke-12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengembangan teknologi kendaraan efisien dan berkelanjutan.(ris/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
