Minggu, 1 Februari 2026

FK Umsida Run 2026 Usung Misi Lawan TBC, Diikuti 800 Pelari

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FK Umsida) untuk pertama kalinya menggelar FK Umsida Run 2026 pada Minggu (1/2/2026). Foto FK Umsida

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FK Umsida) untuk pertama kalinya menggelar FK Umsida Run 2026 pada Minggu (1/2/2026).

Ajang lari Umsida Run 2026 tersebut, diikuti oleh sekitar 800 pelari dari Sidoarjo dan sekitarnya dengan memadukan konsep fun run dan kompetitif.

Menurut dr. Ronny Sutanto Ketua Panitia FK Umsida Run 2026, antusiasme peserta cukup tinggi sejak garis start dibuka.

“Alhamdulillah pesertanya banyak, ini event lari pertama yang diselenggarakan FK Umsida,” kata Dekan FK Umsida itu.

FK Umsida Run 2026 menampilkan dua kategori lari, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Untuk kategori 10K, flag-off dilakukan pada pukul 05.24 WIB, sementara kategori 5K dimulai pukul 06.00 WIB.

“Konsepnya fun sekaligus kompetitif, dengan podium juara 1, 2, dan 3 untuk kategori male dan female di masing-masing jarak,” ucapnya.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka peringatan satu tahun berdirinya Fakultas Kedokteran Umsida. Mengusung tema “Run for TB, Langkah untuk Melawan Penyakit TBC”, acara itu juga membawa misi kesehatan, khususnya kampanye melawan tuberkulosis (TBC).

“Keunggulan FK Umsida ada di bidang TBC. Harapannya, event ini bisa memberikan support bagi para penyintas TB sekaligus mengedukasi masyarakat untuk bersama-sama melawan penyakit TBC,” ucapnya.

Ia juga mengimbau penyintas TB agar tetap berolahraga secara teratur dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Minimal tiga kali seminggu selama 30 menit. Tidak perlu berat, yang penting konsisten. Dan jangan lupa tetap rutin kontrol dan minum obat tepat waktu agar terapi optimal,” ujarnya.

Seperti diketahui, untuk rute lari, start dan finis berada di Kampus 1 Umsida, Jalan Mojopahit, Sidoarjo. Rute 5K melintasi RSUD, Jalan KH Mukmin, hingga Stasiun Sidoarjo sebelum kembali ke kampus. Sementara rute 10K diperpanjang hingga Stadion Jenggolo sebelum berputar balik menuju garis finis.

Ronny berharap Umsida Run bisa menjadi agenda rutin sekaligus sarana meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga dan kesehatan.

“Dengan lari ini harapannya masyarakat makin sehat. Untuk penyintas TB, semoga bisa menjadi motivasi agar tetap semangat menjalani pengobatan dan pemulihan,” pungkasnya. (ris/saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Minggu, 1 Februari 2026
26o
Kurs