Minggu, 22 Februari 2026

Pemprov Jatim Pastikan Angkutan Lebaran 2026 Aman dan Lancar

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Khofifah Gubernur Jatim saat memanfaatkan layanan Trans Jatim Luxury di wilayah Gresik. Foto: Humas Pemprov Jatim

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur (Jatim) memastikan seluruh persiapan Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan selamat melalui koordinasi lintas sektor bersama pemerintah pusat.

“Kami ingin membangun sinergi sedetail mungkin untuk angkutan Lebaran, mulai darat, laut, udara, kereta api, hingga tol, supaya semua perjalanan bisa berjalan lancar, aman, dan selamat, sehingga membahagiakan semuanya,” ujar Khofifah dalam keterangan di Surabaya, Sabtu (21/2/2026).

Berdasarkan survei, diperkirakan sebanyak 27,29 juta orang atau 17,3 persen dari total pergerakan nasional akan menuju Jawa Timur.

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan umum diproyeksikan meningkat dari 7,3 juta menjadi 7,7 juta penumpang, naik 5,19 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemprov Jatim bersama pemangku kepentingan telah menyiapkan langkah antisipatif dan mitigatif, mulai dari pos pengamanan (Pos PAM), pos terpadu, posko layanan, hingga penguatan rest area, titik wisata, dan kawasan rawan kemacetan.

“Seperti saat terjadi laka lantas, jangan sampai kondisinya memburuk karena keterlambatan evakuasi. Kehadiran Puskesmas 24 jam yang terkoneksi dengan rumah sakit terdekat sangat menentukan kesiapsiagaan,” jelasnya dilansir dari Antara.

Khofifah juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengantisipasi dampak musim hujan di sejumlah wilayah.

Pemprov Jatim kembali membuka jalur tol Kraksaan–Gending di Situbondo bagi pemudik menuju wilayah timur. Khofifah meminta Pertamina menyediakan SPBU portabel di sekitar rute untuk mengantisipasi lonjakan pengguna.

Terkait penyeberangan, Pemprov Jatim menyiapkan skema antisipasi kepadatan, khususnya di Pelabuhan Ketapang yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. Pelabuhan ini akan ditutup mulai 18 Maret pukul 17.00 WIB hingga 20 Maret pukul 06.00 WIB.

“Khusus momen Nyepi, kami membutuhkan tambahan sekitar tiga armada untuk Rute Jangkar ke kepulauan Sumenep,” kata Khofifah.

Pemprov Jatim juga menyediakan mudik gratis, khususnya untuk wilayah kepulauan, tidak hanya untuk keberangkatan tetapi juga untuk kepulangan.

Selain itu, Khofifah mengapresiasi optimalisasi operasional Bandara Dhoho, yang kini melayani penerbangan Super Airjet tiga kali seminggu, memperkuat konektivitas wilayah selatan Jawa Timur.

Secara keseluruhan, Pemprov Jatim menyiapkan 6.637 armada bus, 148 rangkaian kereta api, 302 pesawat udara, 55 kapal laut, dan 71 kapal penyeberangan dengan total 241 trip di seluruh terminal, bandara, stasiun, dan pelabuhan.

Kesiapan SDM juga dikerahkan, melibatkan 8.991 personel dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi dan kabupaten/kota, PT Kereta Api Indonesia (KAI), sektor laut, dan PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP). (ant/saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Minggu, 22 Februari 2026
25o
Kurs