Rabu, 11 Maret 2026

FIFA Ungkap Piala Dunia Tidak Akan Ditunda di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Trofi Juara Piala Dunia FIFA. Foto: Harold Cunningham/FIFA

FIFA menegaskan bahwa pelaksanaan Piala Dunia 2026 tidak akan ditunda meskipun kondisi geopolitik global terus tereskalasi imbas konflik di Timur Tengah, terutama perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Heimo Schirgi Kepala Operasional (COO) Piala Dunia 2026 menyampaikan hal tersebut pada Selasa (10/3/2026).

“Pada dasarnya kami menanganinya hari demi hari dan pada waktunya kami akan memiliki resolusi. Dan, Piala Dunia akan tetap berlangsung, bukan? Piala Dunia terlalu besar dan kami berharap semua orang yang sudah lolos kualifikasi dapat berpartisipasi,” ujar Schirgi, dilansir dari Antara.

Pihak penyelenggara terus melakukan pemantauan terkait perkembangan situasi global sambil terus bekerja sama dengan mitra federal dan lembaga internasional guna evaluasi kondisi terbaru.

Namun hingga saat ini, Schirgi berpendapat masih belum ada alasan kuat untuk menunda gelaran Piala Dunia yang dilaksanakan setiap empat tahun tersebut.

Komunikasi antara FIFA dengan Federasi Sepak Bola Iran juga masih terjalin agar perkembangan informasi dan situasi terbaru terus disampaikan.

“Bila saya memiliki bola kristal, saya bisa memberi tahu Anda sekarang apa yang akan terjadi, tetapi jelas situasinya sekarang terus berkembang,” kata Schirgi.

Ia tidak menjelaskan lebih lanjut dari hasil pembicaraan itu. Schirgi berharap seluruh negara yang telah dinyatakan lolos menuju babak final, termasuk Iran, dapat tetap berpartisipasi di ajang sepak bola dunia itu tanpa hambatan.

Schirgi juga menyebutkan di tengah eskalasi konflik ketegangan antarnegara, Piala Dunia dapat dimanfaatkan sebagai momen untuk menyatukan bangsa-bangsa.

“Mengingat keadaan dunia terkini, turnamen ini menjadi kesempatan besar untuk menyatukan semua orang,” tuturnya.

Menurutnya, Piala Dunia selalu memiliki pesona global yang dapat menyatukan berbagai negara dan budaya. Hal itu dicerminkan oleh pelaksanaan Piala Dunia sebelumnya di berbagai negara.

“Bagi Anda yang belum pernah menyaksikan Piala Dunia, ini menjadi momen istimewa karena benar-benar bersifat global dan bisa menyatukan semua orang. Kita sudah menyaksikannya di Qatar, Rusia, dan di mana-mana. Orang-orang kagum betapa internasionalnya seluruh acara ini,” katanya.

Piala Dunia 2026 akan dilaksanakan pada 11 Juni hingga 19 Juli, dan akan menjadi edisi pertama yang diikuti sebanyak 48 negara dari enam konfederasi berbeda. Piala Dunia 2026 juga akan dilakukan di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. (ant/vve/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Rabu, 11 Maret 2026
26o
Kurs