Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang diduga berstatus tunawisma ditemukan meninggal dunia di danau kawasan Selangor, Malaysia. Insiden ini terjadi di kawasan Lake Valley, Bandar Tun Hussein Onn.
Peristiwa itu sempat diwarnai upaya penyelamatan oleh staf dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur yang langsung terjun ke danau untuk menolong korban.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan KBRI Kuala Lumpur pada Rabu (11/3/2026), kronologi kejadian bermula pada 9 Maret 2026. Saat itu pihak kedutaan menerima laporan dari warga setempat mengenai seorang pria yang diduga WNI dan telah beberapa hari berada di fasilitas umum di kawasan tersebut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, staf KBRI berangkat ke lokasi sekitar pukul 15.30 waktu setempat untuk menemui pria tersebut sekaligus menawarkan bantuan.
“Staf KBRI KL bergerak menuju lokasi untuk berbicara dan menawarkan kesediaan untuk tinggal di Tempat Singgah Sementara (TSS) KBRI KL,” demikian keterangan resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur.
Namun setibanya di lokasi, staf kedutaan tidak langsung menemukan yang bersangkutan karena pria tersebut sudah berpindah tempat dan diketahui menuju area danau di kawasan Lake Valley Bandar Tun Hussein Onn.
Tak lama kemudian, pria tersebut diketahui melompat ke dalam danau.
Melihat kejadian tersebut, salah satu staf KBRI langsung melakukan upaya penyelamatan dengan terjun ke dalam air untuk mencoba menolong korban.
Namun upaya penyelamatan itu tidak berhasil. Kondisi medan yang sulit serta keterbatasan jangkauan membuat korban tidak dapat ditemukan saat itu. Peristiwa tersebut juga disaksikan oleh sejumlah warga di sekitar lokasi.
Setelah kejadian itu, pihak KBRI segera berkoordinasi dengan kepolisian setempat di Malaysia. Aparat kepolisian kemudian tiba di lokasi bersama petugas Bomba atau pemadam kebakaran untuk melakukan pencarian awal.
Karena korban belum ditemukan, proses pencarian dilanjutkan pada malam hari. Sekitar pukul 22.10 waktu setempat, tim pemadam kebakaran Malaysia menerjunkan penyelam skuba untuk menyisir area danau.
Dalam operasi pencarian tersebut, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Universiti Kebangsaan Malaysia untuk proses penanganan lebih lanjut.
“Terkait dengan kejadian tersebut, staf KBRI KL telah memberikan keterangan resmi sebagai saksi kepada kepolisian Malaysia,” jelas pihak KBRI. (ant/saf/ipg)









