Selasa, 24 Maret 2026

Presiden Palestina Desak Israel Jalankan Gencatan Senjata Fase Kedua di Gaza

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Mahmoud Abbas Presiden Palestina ketika berbicara kepada awak media. Foto: Reuters

Mahmoud Abbas Presiden Palestina mengisyaratkan situasi bahaya di Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada Senin (25/3/2026). Ia juga menyerukan penyelesaian perjanjian gencatan senjata fase kedua di Gaza kepada Israel.

Abbas menyampaikan bahwa rencana zionis Israel untuk mengimplementasikan proyek “Israel Raya” menimbulkan ancaman bagi seluruh dunia.

Proyek itu juga dinilai dapat merusak proses politik dan melanggar resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan hukum internasional.

Presiden Palestina itu mendorong agar otoritas internasional dapat memaksa Israel untuk menghentikan kebijakan destruktifnya.

Selain itu, ia menekankan perlunya konferensi internasional komprehensif agar perdamaian, stabilitas, dan keamanan di kawasan dapat tercapai.

Hal tersebut termasuk mengakhiri pendudukan Israel di tanah Palestina serta memberikan rakyat Palestina kebebasan dan kemerdekaannya.

“Kami menyambut baik rencana Presiden Trump dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 untuk menghentikan perang dan meringankan penderitaan rakyat kami. Kami juga menyambut baik partisipasi Indonesia dalam mendukung stabilitas dan rekonstruksi di Jalur Gaza,” ucapnya dalam percakapan telepon dengan Prabowo Subianto Presiden RI.

Menurutnya, Gaza merupakan bagian tak terpisahkan dari Negara Palestina, sehingga ia mendesak Israel untuk berhenti melakukan pelanggaran yang menargetkan warga sipil di Gaza.

Laporan oleh Kementerian Kesehatan di Gaza, Senin (23/3/2026), mencatat jumlah korban tewas sejak 7 Oktober 2023 sebanyak 72.263 jiwa dengan 171.944 orang luka-luka.

Sementara sejak gencatan senjata yang disetujui dan berlaku pada Oktober 2025, jumlah korban tewas mencapai 687 jiwa dengan 1.845 orang luka-luka. (ant/vve/saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Selasa, 24 Maret 2026
26o
Kurs