Rabu, 22 April 2026

BRIN Ungkap Khasiat Ikan Gabus untuk Kesehatan dan Pemulihan

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Ikan gabus sangat dikenal karena kandungan protein albumin yang tinggi, yang berperan penting dalam proses pemulihan. Foto: iStock

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebut mengungkapkan bahwa ikan gabus memiliki kandungan gizi unggulan yang berpotensi besar untuk mendukung kesehatan, terutama bagi anak-anak dan pasien dalam masa pemulihan.

Ekowati Chasanah peneliti BRIN menjelaskan, ikan gabus mengandung protein berkualitas tinggi yang mudah dicerna, serta dilengkapi asam amino esensial dan non-esensial secara lengkap.

Komposisi ini menjadikan ikan gabus sebagai salah satu sumber protein yang lebih unggul dibandingkan banyak bahan pangan lainnya.

Salah satu kandungan utama yang menjadi sorotan adalah albumin, yaitu protein plasma yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh serta membantu distribusi zat penting seperti hormon.

Kandungan albumin yang tinggi pada ikan gabus, ditambah asam amino seperti glisin, prolin, dan alanin, dinilai efektif dalam mempercepat proses penyembuhan luka.

“Kombinasi kandungan albumin dan zat gizi lain pada ikan gabus berpotensi mendukung proses penyembuhan luka, menjaga keseimbangan cairan tubuh, serta membantu meningkatkan kondisi kesehatan secara umum,” ujar Ekowati dilansir dari Antara pada Rabu (22/4/2026).

Tak hanya itu, ikan gabus juga mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti peptida bioaktif, asam lemak, dan mikronutrien yang berpotensi memberikan manfaat tambahan, termasuk efek antihipertensi.

Hal ini memperluas fungsi ikan gabus, tidak hanya sebagai sumber nutrisi, tetapi juga sebagai bahan baku produk pangan berbasis kesehatan.

Meski demikian, Ekowati mengingatkan bahwa kualitas nutrisi ikan gabus sangat dipengaruhi oleh penanganan pascapanen. Ia menekankan pentingnya metode pengolahan yang tepat, seperti pemanasan tidak langsung, guna menjaga stabilitas kandungan gizi dan senyawa aktif di dalamnya.

“Standardisasi berbasis riset menjadi kunci agar produk turunan ikan gabus tetap memiliki kualitas tinggi,” katanya.

Dari sisi inovasi, ikan gabus dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk pangan fungsional, mulai dari ekstrak albumin hingga makanan olahan siap konsumsi. Potensi ini juga berdampak pada aspek ekonomi.

“Dari sisi ekonomi, hilirisasi ikan gabus berpotensi memperkuat industri pangan lokal dan mendukung kemandirian pangan nasional,” jelasnya. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Rabu, 22 April 2026
29o
Kurs