Jumat, 24 April 2026

Jumat Siang, Jalur Tuban-Lamongan Belum Pulih Setelah Macet Akibat Truk Terperosok

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kondisi kemacetan panjang di di jalur penghubung Tuban-Lamongan pada, Jumat (24/4/2026) siang, yang disebabkan truk terperosok di kawasan Widang, malam hari sebelumnya. Foto: Yazid via WA SS

Kemacetan panjang di jalur penghubung Tuban-Lamongan sejak, Kamis (23/4/2026) malam, yang salah satunya disebabkan truk terperosok di kawasan Widang, Tuban dikabarkan mulai terurai.

Truk yang teperosok di kawasan Widang, Tuban itu telah dievakuasi pada Jumat (24/4/2026) dini hari. Namun, arus lalu lintas belum sepenuhnya normal pada siang hari ini.

AKP Muhammad Hariyazie Syakranie Kasatlantas Polres Tuban saat dikonfirmasi mengatakan, hal ini dikarenakan volume kendaraan berat yang menumpuk serta kontur jalan di Tuban yang menanjak, khususnya di area Jembatan Kepet.

“Alhamdulillah sekarang sudah mulai mengalir namun tetap karena jalurnya diisi oleh truk-truk besar dan mengingat jalan di Tuban pun juga naik turun terutama di jembatan Kepet ya, jadi agak naik sehingga untuk jalannya itu truk-truk cukup menjaga jarak. Jadi agak pelan naiknya begitupun juga sebaliknya, turun pun juga agak pelan,” jelasnya saat on air di Radio Suara Surabaya, Jumat siang.

Kemacetan hingga tidak bergerak di Jalan Raya Pucuk – Lamongan, Jumat (24/4/2026). Foto: Jane via WA SS

Evakuasi sendiri, lanjutnya, memakan waktu cukup lama karena besarnya dimensi kendaraan yang kecelakaan. Kendala utamanya, menunggu kedatangan alat berat (crane) yang didatangkan dari wilayah Gresik.

“Untuk situasi sekarang, alhamdulillah tadi sekitar jam 06.30 pagi itu untuk kendaraan besar sudah berhasil kita evakuasi. Mengingat terjadi truk sempat memakan bahu jalan itu kurang lebih sekitar jam 19.30 WIB tadi malam,” ujar AKP Hariyazie

Dia mengatakan, proses pemindahan truk dari bahu jalan memaksa petugas melakukan sistem buka-tutup (contra flow) hingga penutupan total sementara waktu. Hal inilah yang memicu ekor kemacetan panjang hingga ke wilayah Babat dan Pucuk, Lamongan pada Jumat pagi.

“Evakuasinya juga cukup lama. Sehingga kita memakan dua jalan dan sehingga untuk arus sempat kita tutup total. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya tadi malam dan alhamdulillah sudah mulai normal kembali, sekitar pukul 02.30 WIB pagi itu truk sudah berhasil dievakuasi, sudah dapat kita pinggirkan,” tambahnya.

Hingga Jumat siang, arus lalu lintas dilaporkan mengalir pelan namun pasti. Petugas di lapangan saat ini fokus melakukan patroli menyisir kendaraan-kendaraan besar yang berhenti di pinggir jalan agar segera melanjutkan perjalanan.

Terkait laporan adanya sopir yang tertidur di kabin saat kemacetan terjadi, petugas terus melakukan patroli dua arah untuk membangunkan mereka.

“Personil kita pun juga sudah melaksanakan patroli dua arah mengantisipasi driver yang tertidur untuk segera kita bangunkan jangan sampai mengakibatkan kembali kemacetan karena ada supir-supir yang tertidur di mana di truk sambil menunggu evakuasi,” kata AKP Hariyazie.

Adapun kemacetan akibat truk yang terperosok itu diperparah adanya perbaikan jalan di kawasan Pucuk, Lamongan, yang juga menyebabkan antrean kendaraan. Polres Tuban mengaku telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Lamongan untuk melakukan pengalihan arus jika antrean memanjang.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Kasat Lantas Lamongan untuk dibantu apabila ekornya sudah berdampak sampai ke sana, tetap dialihkan melalui melalui Pantura,” tutupnya.

Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Para pengemudi diminta tidak mengambil lajur lawan (ngeblong) demi mencegah kemacetan yang lebih parah atau risiko kecelakaan.

Sebelumnya, AKP I Made jata Wiranegara Kasatlantas Polres Lamongan juga mengabarkan, proses pencairan sedikit terkendala karena beberapa pengemudi tertidur di kendaraan.

“Info juga beberapa sopir ada yg tertidur dijalan sehingga proses pencairan sedikit terkendala,” kata AKP I Made lewat pesan tertulis yang diterima Suara Surabaya, Jumat pagi. (bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Jumat, 24 April 2026
31o
Kurs