Harga sejumlah komoditas pangan strategis terpantau masih berfluktuasi di pasar nasional.
Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah menjadi salah satu yang tertinggi, mencapai Rp64.050 per kilogram pada Sabtu (25/4/2026).
Sementara itu, harga telur ayam ras tercatat berada di level Rp31.950 per kilogram di tingkat pedagang eceran. Data tersebut menunjukkan tekanan harga pada sejumlah bahan pokok masih terjadi di berbagai daerah.
Mengacu pada rilis resmi PIHPS di Jakarta, komoditas bumbu dapur juga mengalami variasi harga. Bawang merah dijual Rp46.100 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di angka Rp39.700 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah I tercatat Rp14.600 per kilogram dan kualitas bawah II Rp14.550 per kilogram. Adapun beras kualitas medium I berada di level Rp16.100 per kilogram dan medium II Rp15.950 per kilogram.
Di sisi lain, beras kualitas premium atau super juga menunjukkan harga yang relatif lebih tinggi. Beras super I dipatok Rp17.350 per kilogram, sementara super II berada di kisaran Rp16.900 per kilogram.
Dilansir dari Antara, komoditas cabai lainnya turut mengalami kenaikan harga. Cabai merah besar tercatat Rp48.750 per kilogram, cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram, dan cabai rawit hijau mencapai Rp49.000 per kilogram.
Untuk sumber protein hewani, harga daging ayam ras segar berada di angka Rp39.200 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas I tercatat Rp148.150 per kilogram dan kualitas II Rp140.100 per kilogram.
Harga gula pasir premium tercatat Rp20.250 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal berada di angka Rp19.250 per kilogram.
Di sektor minyak goreng, harga minyak goreng curah mencapai Rp20.500 per liter. Adapun minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp23.700 per liter, sementara kemasan bermerek II berada di harga Rp22.750 per liter. (ant/saf/iss)
NOW ON AIR SSFM 100
