Senin, 27 April 2026

14 Orang Meninggal Akibat Sambaran Petir di Banglades

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Petir. Foto: Pixabay

Sedikitnya 14 orang dilaporkan meninggal dunia akibat sambaran petir saat badai melanda sejumlah wilayah di Banglades pada Minggu (27/4/2026). Insiden ini terjadi di tengah awal musim badai yang kembali membawa ancaman cuaca ekstrem bagi warga.

Dilansir dari Anadolu pada Senin (27/4/2026), para korban tersebar di tujuh wilayah yang berbeda, dengan jumlah terbanyak berasal dari wilayah utara.

“Lima orang, termasuk dua anak-anak, meninggal akibat sambaran petir di Kabupaten Gaibandha,” kata Muhammad Rakib petugas polisi setempat.

Sementara itu, dua korban lainnya tercatat di Distrik Thakurgaon, dua di Sirajganj pada hari pertama musim badai, serta dua di Jamalpur. Masing-masing satu korban jiwa juga dilaporkan di Distrik Panchagarh, Natore, dan Bogra, menurut surat kabar Prothom Alo.

Badan Meteorologi Banglades menyebut, hujan sporadis berpotensi masih terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini diperkirakan dapat meredakan gelombang panas yang melanda sebagian besar wilayah Banglades dalam beberapa pekan terakhir.

Setelah lebih dari sepekan dilanda panas menyengat, hujan disertai petir dilaporkan turun di Dhaka serta wilayah Rangpur, Mymensingh, dan Sylhet pada Minggu.

Selain itu, Save the Society and Thunderstorm Awareness Forum, organisasi sukarelawan yang berfokus pada edukasi bahaya petir, mencatat sebanyak 330 orang meninggal akibat sambaran petir di Banglades sepanjang tahun lalu.

Kabirul Bashar, Presiden organisasi tersebut, mengatakan sebagian besar korban merupakan petani yang bekerja di area terbuka tanpa perlindungan.

“Petani harus mengenakan perlengkapan keselamatan, termasuk sepatu bot plastik atau sepatu bot karet panjang saat bekerja di ladang pertanian, terutama selama musim panas dan musim hujan. Kurangnya kesadaran adalah alasan utama di balik korban jiwa yang begitu besar setiap tahun,” katanya.

Data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan, rata-rata sekitar 300 orang meninggal setiap tahun akibat sambaran petir di Banglades, dengan mayoritas kasus terjadi pada periode April hingga Juni. Sejak tahun lalu, Departemen Meteorologi Banglades juga telah rutin mengeluarkan peringatan petir seiring meningkatnya jumlah korban. (ily/saf/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Senin, 27 April 2026
27o
Kurs