Minggu, 3 Mei 2026

Jatim Surplus Hewan Kurban, Siap Kirim Pasokan ke Provinsi Lain

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur saat berkunjung ke peternakan sapi di Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2026). Foto: Antara

Jawa Timur dipastikan memiliki kelebihan pasokan hewan kurban menjelang Iduladha 2026. Ketersediaan ternak yang melimpah bahkan memungkinkan provinsi ini memasok kebutuhan ke berbagai daerah di Indonesia.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menegaskan bahwa surplus tersebut ditopang oleh kekuatan sektor peternakan yang menjadikan Jawa Timur sebagai wilayah dengan populasi ternak terbesar secara nasional.

“Alhamdulillah, kondisi sapi-sapi di sini sehat dan besar. Kita lihat bahkan ada yang bobotnya lebih dari satu ton. Ini menjadi indikator bahwa kualitas ternak kita sangat baik,” ungkapnya ketika meninjau sentra peternakan sapi di Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (5/2/2026).

Khofifah menyebutkan, total rancangan kebutuhan ternak kurban di Jawa Timur sebanyak 427.060 ekor dengan rincian sapi 70.550 ekor, kambing 297.900 ekor, domba 58.600 ekor, dan kerbau 10 ekor. Sementara ketersediannya saat ini telah melampaui secara signifikan angka proyeksi hewan kurban di Jatim tahun 2026.

“Sampai saat ini, proyeksi kebutuhan sapi kurban di Jatim sebanyak 70.550 ekor. Sedangkan ketersediaan kita ada 629.119 ekor. Sehingga surplus 558.569 ekor,” ucapnya.

Dilansir dari Antara, ia menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa Jawa Timur surplus stok hewan kurban dan siap menyokong pasokan provinsi lain.

“Kondisi ini menunjukkan Jawa Timur surplus cukup signifikan di seluruh jenis ternak kurban. Ketersediaan hewan kurban di Jawa Timur sangat cukup, sekali lagi, siap menopang provinsi lain,” ujar Khofifah.

Sebagai rincian dari kelimpahan jumlah hewan kurban, kambing yang diproyeksikan sebanyak 297.900 ekor, surplus 642.793 ekor dengan ketersediaan saat ini berjumlah 940.693 ekor.

Jenis hewan kurban domba mengalami surplus sebanyak 452.868 ekor, dengan proyeksi kebutuhan 58.600 ekor dan realisasi stok sebanyak 484.468 ekor.

Untuk kerbau, proyeksi kebutuhan yang hanya berjumlah 10 ekor mengalami surplus hingga 1.688 ekor sehingga jumlah pasokan saat ini adalah 1.698 ekor.

“Ternak kurban di Jawa Timur tersedia untuk mencukupi ternak kurban dan terjamin kesehatannya karena telah dilakukan vaksinasi, biosecurity, dan pengobatan ternak,” tuturnya.

Selain berfokus pada kuantitas, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga mengawasi kesehatan agar kualitas dan kelayakan hewan kurban yang diedarkan kepada masyarakat dapat terjamin.

Petugas pemeriksa hewan kurban juga disiapkan sebagai upaya penjaminan kesehatan dan keamanan hewan kurban di Jatim. Pemeriksaan hewan kurban akan dilakukan sebelum hewan dipotong (ante mortem) dan pemeriksaan setelah hewan dipotong (post mortem). (ant/vve/saf/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Minggu, 3 Mei 2026
29o
Kurs