Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) memutuskan menunda rencana serangan baru terhadap Iran dengan syarat kesepakatan terkait program nuklir Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz dapat segera tercapai.
Keputusan tersebut disampaikan Trump melalui platform Truth Social pada Sabtu (1/8/2026) malam waktu setempat.
Ia mengaku menerima permintaan dari Iran dan sejumlah negara di Timur Tengah agar memberikan waktu untuk menyelesaikan kesepakatan yang akan mengakhiri ancaman nuklir Iran sekaligus membuka kembali Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan energi dunia.
“Berdasarkan permintaan tersebut, saya setuju untuk membatalkan serangan demi kepentingan dunia dan masa depan Iran, dengan syarat kesepakatan dapat segera dicapai,” tulis Trump.
Trump juga mengklaim Israel mendukung langkah tersebut, meski hingga kini pemerintah Israel belum memberikan pernyataan resmi.
NOW ON AIR SSFM 100

