Kyai Haji Agus Ma’arif atau Gus Am, Koordinator Bimbingan Ibadah Sektor 1 Makkah pada Selasa (5/5/2026) mengimbau jemaah haji Indonesia untuk menjaga kondisi tubuh menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.
Ia mengingatkan, ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kekuatan fisik. Karena itu, jemaah diminta tidak memaksakan diri beribadah ke Masjidil Haram jika kondisi tubuh sedang lelah atau kurang sehat.
“Yang tahu kesehatan Bapak Ibu adalah Bapak Ibu sendiri. Kalau kondisinya lelah, cukup beribadah di hotel saja, di musala atau masjid hotel,” ujarnya.
Menurutnya, jemaah perlu mengatur tenaga agar tidak kelelahan sebelum memasuki rangkaian puncak haji. Jika kondisi tubuh menurun, jemaah dikhawatirkan sakit dan justru kesulitan menjalankan ibadah wajib saat Armuzna.
“Ditakutkan ketika belum sampai Armuzna, Bapak Ibu sudah kelelahan. Kalau sakit, nanti akan kesulitan beribadah,” katanya.
Selama menunggu puncak ibadah haji, jemaah tetap bisa memaksimalkan ibadah dari hotel. Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, dan beristirahat cukup.
Ia juga mengajak jemaah terus memohon kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.(wid/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

