Senin, 11 Mei 2026

IHSG Ditutup Melemah ke 6.905, Dipicu Sentimen Global dan Domestik

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Saham turun. Foto: suarasurabaya.net

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), ditutup melemah pada perdagangan Senin (11/5/2026). Pelemahan ini seiring tekanan sentimen global dan domestik yang masih membayangi pasar.

IHSG tercatat turun 63,78 poin atau 0,92 persen ke level 6.905,62 pada penutupan perdagangan Senin sore.

Sepanjang sesi, indeks sempat mencoba bangkit setelah sempat terkoreksi di awal perdagangan, namun kembali tertekan hingga akhir hari.

Ratna Lim Kepala Riset Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa pergerakan IHSG sempat mendapatkan dorongan sesaat setelah adanya kabar penundaan kebijakan tarif royalti sektor tambang oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Setelah melanjutkan koreksi pada sesi 1, IHSG sempat rebound terbatas setelah diberitakan bahwa Menteri ESDM menunda rencana penerapan tarif royalti tambang komoditas untuk tembaga, timah, nikel, emas, dan perak, untuk menyusun formulasi yang lebih optimal dan adil bagi semua pihak,” ujar Ratna dilansir dari Antara.

Namun sentimen positif tersebut tidak bertahan lama. Pasar kembali tertekan setelah Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan menegaskan bahwa penyesuaian tarif royalti sektor pertambangan tetap akan diberlakukan mulai awal Juni 2026 melalui aturan turunan berupa Peraturan Presiden (Perpres).

Kombinasi sentimen kebijakan tersebut membuat pelaku pasar kembali berhati-hati, sehingga IHSG tidak mampu bertahan di zona hijau.

Selain faktor domestik, tekanan juga datang dari pelemahan nilai tukar rupiah yang bergerak di atas Rp17.400 per dolar AS, yang turut menambah kekhawatiran investor terhadap stabilitas ekonomi.

Dari sisi global, mayoritas bursa saham Asia juga ditutup melemah. Kenaikan harga minyak mentah dunia menjadi salah satu pemicu, setelah muncul ketegangan geopolitik menyusul penolakan proposal damai Iran oleh Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump.

IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek dengan kisaran support di level 6.750 hingga 6.850.

Sepanjang perdagangan hari ini, pasar mencatat 263 saham menguat, 463 saham melemah, dan 233 saham stagnan. Kapitalisasi pasar BEI berada di level Rp12.283 triliun.

Aktivitas transaksi tercatat cukup tinggi dengan volume 39,08 miliar saham, frekuensi 2,8 juta kali transaksi, dan nilai perdagangan mencapai Rp20,41 triliun.

Dari seluruh sektor, hanya sektor infrastruktur yang mampu bertahan di zona hijau dengan penguatan 1,52 persen. Sementara sektor lain mayoritas melemah, dipimpin sektor transportasi yang turun paling dalam sebesar 2,88 persen, disusul energi dan keuangan yang juga mengalami tekanan signifikan. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Surabaya Siang Hari, Bunga Tabebuya Bermekaran Lagi

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Surabaya
Senin, 11 Mei 2026
29o
Kurs