Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengisyaratkan efisiensi anggaran masih berlanjut di 2027. Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu) menargetkan penggunaan anggaran ke depan akan semakin produktif dan tepat sasaran.
“Pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas belanja negara melalui upaya efisiensi dan refocusing agar alokasi anggaran semakin produktif, tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah terus mendorong efektivitas subsidi, dan perlindungan sosial dalam melindungi daya beli dan pengentasan kemiskinan,” kata Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-21, Selasa (9/6/2026).
Ia menegaskan, pemerintah akan mendorong bantuan sosial dan subsidi lebih tepat sasaran dan berkeadilan. Penerimanya juga berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Di sisi lain, sinergi antara program Perlinsos dan berbagai kementerian dari berbagai kementerian dan lembaga terus diperkuat agar intervensi yang dilakukan semakin terpadu, saling melengkapi dan mampu memberikan dampak yang lebih signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Belanja kementerian dan lembaga di daerah juga didorong lebih efisien. Sehingga program-program pemerintah bisa dirasakan masyarakat yang lebih luas.
“Pada sisi lain, dalam implementasi Undang-Undang HKPD (Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah), pemerintah senantiasa mendorong harmonisasi pusat dan daerah semakin solid, dengan tetap memberikan fleksibilitas pengelolaan APBD dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan peningkatan kesejahteraan ASN di daerah,” pungkasnya.
Selain itu, pemerintah menegaskan kebijakan fiskal tahun 2027 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan mengatakan pemerintah menampung berbagai pandangan dan masukan fraksi DPR RI.
Purbaya menekankan pertumbuhan ekonomi tahun 2027 diproyeksikan pada kisaran 5,8-6,5 persen. Target ini penting untuk mendorong target selanjutanya di 2029 yang mencapai 8 persen. (lea/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

