Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mencatat, jumlah calon murid yang telah mengajukan pengambilan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mencapai 315.587 murid, pada Selasa (9/6/2026) pukul 17.30 WIB.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 286.382 murid telah berhasil memperoleh PIN atau sekitar 90,75 persen dari total pengajuan yang masuk. Sementara itu, jumlah lulusan SMP/MTs sederajat di Jawa Timur pada tahun ini tercatat sebanyak 618.479 murid.
Aries Agung Paewai Kepala Dindik Jatim menyatakan bahwa pengambilan PIN merupakan tahapan krusial dalam SPMB, karena tanpa PIN calon murid tidak bisa mengikuti pendaftaran di tahap mana pun.
“PIN menjadi kunci utama dalam seluruh tahapan SPMB untuk bisa mengikuti tahapan-tahapan yang ada,” katanya.
Tahapan pengambilan PIN SPMB sendiri sudah berlangsung sejak pada 28 Mei dan terakhir hari ini, Selasa 9 Juni 2026.
Dindik Jatim juga menyediakan tahapan simulasi pendaftaran SPMB 2026 yang telah berlangsung sejak kemarin, 8 Juni sampai hari ini, 9 Juni 2026. Namun, simulasi tersebut hanya bisa dimanfaatkan oleh calon murid yang telah mendapatakan PIN, serta untuk jalur Domisili dan Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA maupun SMK.
Dalam simulasi tersebut, calon murid bisa mengetahui peluang memilih sekolah sesuai rayon domisili serta memahami sistem pemeringkatan yang berlaku.
Pada jalur domisili SMA/SMK tahun ini, calon murid tidak diperbolehkan memilih jenjang SMA dan SMK secara bersamaan karena pendaftaran kedua jalur dibuka pada waktu yang sama, yakni 11-12 Juni 2026. Untuk pilihan sekolah, calon murid maksimal dapat memilih tiga SMA dalam rayon atau tiga konsentrasi keahlian pada SMK yang sama atau yang berbeda.
Lebih lanjut, simulasi juga tidak bisa diikuti calon murid dengan kondisi khusus yang menggunakan Surat Keterangan Pindah Domisili (SKPD) Mutasi, karena jalur Mutasi tersebut hanya tersedia pada tahap kedua. Sedangkan calon murid pengguna Surat Keterangan Domisili (SKD) akibat bencana alam atau pondok pesantren tetap dapat mengikuti simulasi.
“Di sekolah-sekolah sudah ada helpdesk dan petugas panitia SPMB yang siap membantu memberikan pelatihan proses pendaftaran. Jadi jangan sampai ketinggalan untuk latihan ini,” ujarnya.
Seperti diketahui, pendaftaran SPMB Jatim 2026 akan dimulai pada tahap pertama jalur Domisili SMA dengan kuota 35 persen dan Domisili SMK dengan kuota 10 persen pada 11-12 Juni 2026.
Tahap kedua untuk jalur Mutasi SMA/SMK, Afirmasi SMA (30 persen), Afirmasi SMK (15 persen), Mutasi Orang Tua (5 persen) dan Prestasi Hasil Lomba (5 persen) dibuka pada 17-18 Juni 2026.
Sedangkan jalur Nilai Prestasi Akademik SMA dengan kuota 25 persen berlangsung pada 24-25 Juni 2026 dan jalur Nilai Prestasi Akademik SMK dengan kuota 65 persen dibuka pada 30 Juni dan 1 Juli 2026. (ris/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

