Sabtu, 13 Juni 2026

Tahun Ke-43 Radio Suara Surabaya dan Johan Silas

Laporan oleh Tim Redaksi
Bagikan
Seluruh kru Suara Surabaya pada perayaan 43 Tahun Suara Surabaya, Kamis (11/6/2026). Foto: Suara Surabaya/Arvin

Kamis pagi 11 Juni 2026. Sekitar pukul 09:00 WIB saya berkendara ke arah Jalan Pandegiling Surabaya. Tujuan saya satu, memastikan bangunan rumah nomor 39 masih ada. Itu rumah kediaman Johan Silas.

Johan Silas berpulang di Surabaya pada Senin (8/6/2026) dalam usia 90 tahun setelah menjalani perawatan karena sakit.

Dalam perjalanan saya membuka siaran Radio Suara Surabaya (SS). Penyiar sedang menerima telepon dari seseorang perempuan atas nama Lidia.

Ia melaporkan handphone-nya ketinggalan di salah satu transportasi taksi online. Posisi Lidya sudah di Bandara Juanda siap berangkat menuju Batam.

Ilustrasi. Ruangan Gatekeeper dan Newsroom Suara Surabaya. Foto: Ilham suarasurabaya.net

Hari itu bertepatan dengan tahun ke-43 Radio SS. Kru di studio sangat sibuk. Saya menyimak, ada ratusan pendengar menyampaikan ucapan: Selamat Ulang Tahun!

Di sela-sela kesibukan menjawab ucapan itu, penyiar tetap memberikan prioritas atas musibah yang menimpa Lidya.

Pukul 10:15 WIB ada pendengar mengudara. Namannya, Putra Pradana. Ia adalah pengemudi taksi online yang membawa Lidia dari terminal bus Bungurasih menuju Juanda.

Pradana membenarkan ada dua handphone yang tertinggal. Tetapi posisinya sudah jauh. Dia berkordinasi dengan petugas maskapai di Juanda. Namun Lidya sudah berada di dalam pesawat.

Tak lama berselang Nendra, atas nama protokol Bandara Juanda pun mengudara. Ia menceritakan Lidya memang melaporkan kasusnya ke pihak maskapai.

Singkat cerita. Handphone milik Lidia aman. Sudah disepakati alat komunikasi itu segera dikirim ke Batam.

Suara Surabaya Obat Segala Krisis

Di Jalan Pandegiling Nomor 34 Surabaya, saya menjumpai tempat yang pernah menjadi kediaman Prof. Johan Silas sudah kosong. Sama sekali tidak ada bangunan. Entah bagaimana kepemilikan persil tersebut.

Saya mendapat cerita dari wartawan senior Hadiaman Santoso (sudah almarhum) pada tahun 1970-an rumah nomor 39 ini pernah ditinggali oleh keluarga Johan Silas.

Prof. Johan Silas tokoh arsitektur Indonesia sekaligus pakar tata kota dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Foto: Istimewa

Secara kebetulan rumah keluarga Hadiaman Santoso berada di nomor 41. Jadi mereka bertetangga.

“Waktu Jalan Pandegiling sepi. Keluarga kami sangat akrab,” tutur AS Hidayat, kakak kandung Hadiaman Santoso.

Ketika tahun 2009 saya menyusun penerbitan buku “SUARA SUARA BUKAN RADIO”, Johan Silas menulis kesan-kesan. Berikut cuplikannya:

Kehadiran Radio Suara Surabaya mampu menjadi media ampuh yang menjaga agar Surabaya dapat tetap maju dan bersaing karena terus berkembang secara modern, khas dan menarik.

Suara Surabaya selalu rajin membantu orang perlu darah, siaran menegangkan dan asyik mengikuti laporan mobil curian yang dibuntuti pendengar bergantian sampai tertangkap.

Lalu apa tantangan Radio Suara Surabaya ke depan?

Tentu misinya yang sekarang berlaku tetap harus dijaga dan terus dikembangkan. Tetapi ini belum cukup.

Media massa yang sudah menjadi bagian hidup hampir semua orang di abad ke-21, utamanya radio perlu mengembangkan misi lain, yaitu membuat Surabaya dan kota-kota lain di Jawa Timur dan Indonesia terus maju. Kota yang maju hanya dapat diraih bila warganya juga maju.

Di sisi ini Suara Surabaya masih banyak peluang yang belum dimanfaatkan…

Hari ini Sabtu (13/6/2026) misa arwah Johan Silas digelar di Katedral Surabaya pukul 09.00 WIB, dipimpin Vikaris Jenderal Moderator Kuria Keuskupan Surabaya RD Petrus Kanisius Edi Laksito.

Pada pukul 11.00 WIB akan dilaksanakan penghormatan sivitas akademika di ITS, dilanjutkan acara serupa di UKDC pada pukul 12.15 WIB. Johan akan dikremasi pada pukul 13.00 WIB di Krematorium Keputih sebelum diistirahatkan untuk selama-lamanya (*)

Penulis: Arifin BH, Wartawan Senior dan penulis buku SUARA SURABAYA BUKAN RADIO

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Surabaya
Sabtu, 13 Juni 2026
32o
Kurs