Selasa, 16 Juni 2026

Kiswah Ka’bah Diganti Setiap 1 Muharram, Simbol Semangat Baru Umat Islam

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ribuan jamaah haji dari berbagai belahan dunia melaksanakan Tawaf Wada di pelataran Ka'bah, Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (9/6/2026). Foto: Antara

Erti Herlina Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Makkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengatakan, pergantian kain penutup Ka’bah atau kiswah di Masjidil Haram pada setiap 1 Muharram menjadi simbol pembaharuan spiritual, sekaligus penanda lahirnya semangat baru bagi umat Islam.

Ia mengatakan bahwa momen pergantian kiswah Ka’bah memiliki makna ganda yakni secara spiritual maupun fisik.

“Terkait momen pergantian kiswah di Masjidil Haram pada 1 Muharram ini menjadi simbol bahwa tahun baru Islam dipilih sebagai penanda lahirnya semangat baru dan pencucian diri,” katanya di Makkah, Arab Saudi, dilansir dari Antara, pada Selasa (16/6/2026).

Secara fisik, kata dia, pergantian kiswah merupakan langkah krusial untuk menjaga kesucian, kebersihan, dan keindahan penutup Ka’bah dari potensi kerusakan.

Ia mengatakan, setiap tahunnya, jutaan jamaah haji dan umrah yang melaksanakan ibadah tawaf menyentuh kain penutup tersebut. Oleh karena itu pembaruan kain mutlak diperlukan untuk memastikan Baitullah tetap terjaga keindahannya.

“Bayangkan setiap orang memegang kain penutup Ka’bah itu dan dalam satu tahun itu sudah berapa juta yang memegang, sehingga ini diperlukan pembaruan atau diganti,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Erti juga menjelaskan sejarah singkat terkait perubahan jadwal pergantian kiswah. Sebelumnya, prosesi penggantian kain penutup Ka’bah secara rutin dilakukan pada tanggal 9 Zulhijah, bertepatan dengan saat jamaah haji sedang melaksanakan Wukuf di Arafah.

“Saya pernah mengalami tahun 2018 itu (pergantian kiswah) pada 9 Zulhijah atau malam Arafah. Raja Salman memutuskan untuk mengganti dari 9 Zulhijah menjadi 1 Muharram itu pada tahun 2022 atau 1444 Hijriah,” kata Erti.

Seperti diketahui, kiswah merupakan kain kebesaran penutup Ka’bah yang ditenun menggunakan sutera hitam murni bermutu tinggi. Kain suci tersebut dihiasi dengan kaligrafi ayat-ayat Al Quran yang disulam sangat indah menggunakan puluhan kilogram benang emas dan perak murni oleh para perajin ahli di kompleks khusus pembuatan kiswah di Makkah.(ant/ris/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 16 Juni 2026
28o
Kurs