Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Layanan Pengaduan Masyarakat bagi seluruh petugas hubungan masyarakat (humas) dan pengelola media sosial perangkat daerah (PD), kecamatan, hingga kelurahan di Ruang Praban, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Surabaya, Jumat (31/7/2026).
Ini merupakan langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk menjadikan aduan warga sebagai dasar evaluasi pelayanan.
Eddy Christijanto Kepala Dinkominfo Kota Surabaya mengatakan, setiap aduan masyarakat tidak hanya dipandang sebagai keluhan, tapi alarm pemerintah untuk mengukur kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, setiap laporan itu jadi indikator pelayanan belum sepenuhnya tepat sasaran, pola komunikasi pemerintah kepada masyarakat masih perlu diperbaiki, atau respons aparatur di tingkat pelayanan, seperti kelurahan dan kecamatan, belum berjalan secara optimal.
“Pengaduan masyarakat adalah alarm bagi pemerintah. Dari situ kita bisa melihat apakah pelayanan kita sudah tepat sasaran, apakah komunikasi kita kepada masyarakat sudah efektif, atau justru cara kita merespons pengaduan masih perlu diperbaiki,” kata Eddy lagi.
NOW ON AIR SSFM 100

