Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan imbas bentrok yang terjadi di Kalijudan, Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (17/6/2026) dini hari, yang diduga dilakukan oleh sekelompok anggota perguruan silat.
AKBP Edy Herwiyanto Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan serta memeriksa sejumlah orang.
“Saat ini sedang kami lakukan penyelidikan, ya. Jadi mohon waktu,” katanya, Rabu (17/6/2026).
Sejumlah orang yang diperiksa, lanjut Edy, termasuk beberapa saksi yang ada di TKP serta mengumpulkan beberapa petunjuk seperti rekaman CCTV warga.
Edy sempat membenarkan adanya bentrokan di kawasan Kalijudan. Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah bentrokan itu melibatkan kelompok perguruan silat atau warga dengan pesilat.
“Ini masih diselidiki. Supaya terang peristiwanya, baru nanti kami simpulkan,” ungkapnya.
Sebagai informasi, pada Rabu dini hari terjadi bentrok di kawasan Kalijudan Surabaya, yang diduga melibatkan anggota perguruan silat.
Berdasar penuturan Khusnul (29) salah seorang warga sekitar, pada pukul 00.30 WIB, dia dikejutkan dengan suara sekelompok orang sedang berlari.
Saat itu, dia melihat ke luar rumah, sudah ada sekelompok pemuda yang saling serang. Meski begitu, dia tidak tahu siapa saja yang terlibat dalam bentrokan itu lantaran sebagian besar pemuda menggunakan penutup wajah.
“Tapi yang bisa dipastikan, mereka membawa tongkat, besi, kayu, ada yang bawa petasan. Sehingga, membuat warga kaget,” terangnya.
Berdasarkan kesaksian warga lainnya, bentrok itu juga mengakibatkan kaca mobil pecah saat terparkir di pinggir jalan.
Sementara itu, pihak kepolisian menyebut imbas dari bentrok itu, ada satu korban luka yang sudah teridentifikasi.
“Sementara yang teridentifikasi satu orang ya. Tapi nanti akan kami lihat apakah ada korban lain atau tidak,” tutup Edy.(kir/ham/rid)
NOW ON AIR SSFM 100

