Jumat, 7 Agustus 2026

Buku Fikih Disabilitas Diluncurkan di Munas-Konbes NU, Dorong Kesetaraan Disabilitas Mental

Laporan oleh Wilda Aulia Maulida Afni
Bagikan
Buku fikih penguatan disabilitas mental dan psikososial diluncurkan di sela rangkaian Munas-Konbes NU 2026. Foto: Risalah NU

Buku fikih penguatan disabilitas mental dan psikososial diluncurkan di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, di sela rangkaian Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama atau Munas-Konbes NU 2026.

Saifullah Yusuf Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengatakan, buku ini lahir dari kolaborasi NU, Komisi Nasional Disabilitas, Ma’arif Institute, dan B3M.

Buku ini diharapkan menjadi rujukan moral sekaligus landasan berpikir bagi masyarakat untuk memandang penyandang disabilitas sebagai pribadi yang setara.

“Buku ini kami harapkan menjadi rujukan moral dan landasan berpikir bagi masyarakat, agar memandang saudara-saudara penyandang disabilitas sebagai pribadi yang setara,” kata Gus Ipul, sapaan akrabnya.

Menurut Gus Ipul, penyandang disabilitas tidak semestinya diperlakukan dengan rasa kasihan. Masyarakat perlu membangun kesadaran yang tepat untuk menghormati, melibatkan, dan memperlakukan mereka secara setara.

Ia menekankan, penyandang disabilitas mental dan psikososial juga membutuhkan lingkungan yang aman dari stigma, pengabaian, maupun perundungan.

“Peluncuran buku ini di lingkungan pesantren, di tengah Munas-Konbes NU, menjadi motivasi bagi kita semua untuk semakin peduli terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas,” pungkasnya. (aul/saf/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Jumat, 7 Agustus 2026
28o
Kurs