Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan, Jumat (3/7/2026) pagi, seiring sentimen positif dari bursa saham Asia dan global yang didorong meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
IHSG naik 61,61 poin atau 1,07 persen ke level 5.806,17. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 turut menguat 6,97 poin atau 1,23 persen ke posisi 572,46.
Liza Camelia Suryanata Head of Research Kiwoom Sekuritas mengatakan, secara teknikal IHSG masih perlu menembus sejumlah level penting untuk mengonfirmasi penguatan yang lebih berkelanjutan.
“Selama IHSG masih berada di bawah 5.762-5.853, masih berisiko melanjutkan pelemahan menuju support 5.678, kemudian 5.607-5.523 sebagai support berikutnya. Sebaliknya, jika mampu menembus 5.762 atau 5.806, dan berlanjut di atas 5.853 dengan didukung peningkatan volume transaksi, IHSG berpeluang menguji resistance 5.904, kemudian 5.974, hingga area psikologis 6.000,” ujar Liza dalam kajiannya di Jakarta, Jumat, yang dikutip Antara.
Dari pasar global, penguatan bursa dipicu oleh meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah adanya kemajuan pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Perkembangan tersebut mendorong normalisasi aktivitas pelayaran di Selat Hormuz sehingga membantu menjaga stabilitas pasokan energi dunia.

NOW ON AIR SSFM 100

