Sabtu, 4 Juli 2026

Hashim Tegaskan Program MBG Tidak Akan Berhenti

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Hashim Djojohadikusumo Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim menyampaikan sambutan dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan DPP, DPD, dan DPC Srikandi Jaga Desa di Jakarta, Jumat (3/7/2026). Foto: Antara

Hashim Djojohadikusumo Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim menegaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak dan ibu hamil tidak akan berhenti. MBG merupakan tekad Prabowo Subianto Presiden yang akan terus dijalankan sampai tujuannya tercapai.

Hal itu disampaikan Hashim, dalam sambutannya pada Pelantikan dan Pengukuhan DPP, DPD, dan DPC Srikandi Jaga Desa, cabang organisasi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas), di Jakarta, Jumat (3/7/2026) malam.

“Saya kira sudah bukan rahasia lagi bahwa pemerintah sudah bertekad untuk melanjutkan program MBG, tidak akan berhenti sampai nanti kita berhasil. Kita berikan makanan yang bergizi untuk semua anak-anak dan ibu-ibu hamil yang perlu makanan bergizi. Itu sudah ada tekad, itu janji kampanye Prabowo Subianto, tidak akan berhenti, akan dilanjutkan,” kata Hashim seperti dikutip Antara.

Hashim mengatakan, program MBG merupakan gagasan Prabowo sejak sekitar tahun 2006. Program itu lahir dari cita-cita Prabowo untuk memperbaiki kesehatan anak-anak Indonesia, terutama yang terdampak stunting. Menurutnya, MBG juga menjadi janji kampanye Prabowo jauh sebelum terpilih sebagai Presiden.

“Ini suatu janji kampanye Prabowo Subianto sejak tahun 2009, waktu dia masih calon wakil presiden, dilanjutkan tahun 2014 calon presiden, dilanjutkan 2019, dan dilanjutkan 2024. Itu janji kampanye Prabowo Subianto bahwa anak-anak di Indonesia semuanya yang menghendaki akan dapat makanan bergizi gratis, supaya kondisi yang sangat-sangat berat, yaitu stunting bisa kita tanggulangi,” katanya.

Meski demikian, Hashim yang juga adik Prabowo Presiden itu tidak menampik adanya dugaan penyelewengan dalam pelaksanaan program tersebut.

Karena itu, dia meminta kementerian dan lembaga terkait, termasuk anggota Srikandi Jaga Desa, ikut mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan sesuai tujuan.

“Program-program dengan tujuan mulia, tapi kalau pelaksanaannya implementasinya itu tidak diawasi dan dibina dengan baik, kita sudah lihat hasilnya bagaimana, ya,” ucap Hashim. (ant/bil/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Sabtu, 4 Juli 2026
31o
Kurs