Sabtu, 22 Agustus 2026

Sekolah Rakyat Jenjang SD di Jatim Sepi Peminat, Orang Tua yang Belum Siap Diduga Jadi Penyebab

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Muhammad Amiruddien Staf Pengolah Data dan Informasi Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur saat menunjukkan data Sekolah Rakyat Permanen, Rabu (8/7/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menghadapi tantangan dalam upaya memenuhi kuota peserta didik Sekolah Rakyat pada jenjang Sekolah Dasar (SD).

Meski daya tampung Sekolah Rakyat tahun ajaran baru 2026 meningkat hampir dua kali lipat, proses penjaringan siswa SD terkendala oleh faktor orang tua.

Muhammad Amiruddien Staf Pengolah Data dan Informasi Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menjelaskan, kendala itu dipengaruhi oleh sebagian orang tua yang belum siap menitipkan anaknya tinggal di asrama.

“Kesulitannya SD. Anak-anak SD itu masih terlalu kecil. Padahal Kemensos sudah punya standar, kelas 1 itu sekitar usia 7 tahun supaya tidak terlalu kecil,” ujar Amiruddien dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).

Menurut Amiruddien, meski keluarga tersebut masuk kategori masyarakat dalam desil 1 dan 2 yang menjadi sasaran Sekolah Rakyat, faktor kesiapan orang tua menjadi pertimbangan utama.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Sabtu, 22 Agustus 2026
27o
Kurs