Rabu, 7 Oktober 2026

Sekolah Rakyat Jenjang SD di Jatim Sepi Peminat, Orang Tua yang Belum Siap Diduga Jadi Penyebab

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Muhammad Amiruddien Staf Pengolah Data dan Informasi Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur saat menunjukkan data Sekolah Rakyat Permanen, Rabu (8/7/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Dengan adanya kendala pada pemenuhan kuota jenjang SD, komposisi rombongan belajar (rombel) di sejumlah Sekolah Rakyat kemungkinan dilakukan penyesuaian.

Kuota yang semula dialokasikan untuk SD dapat dialihkan ke jenjang SMP atau SMA agar kapasitas 270 siswa per sekolah tetap terpenuhi.

Pemerintah berharap pendekatan sosialisasi dan pengenalan langsung terhadap fasilitas Sekolah Rakyat dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, terutama bagi orang tua calon siswa SD yang masih ragu dengan sistem pendidikan berbasis asrama tersebut.

Untuk diketahui, Kementerian Sosial menargetkan seluruh Sekolah Rakyat sudah mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) paling lambat 31 Juli 2026.

“Kalau gedungnya sudah siap, tidak perlu pulang. Tapi kalau belum siap bisa pulang dulu atau diundur sampai 31 Juli. Itu timeline terakhir seluruh Indonesia,” tandasnya.(wld/rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 7 Oktober 2026
26o
Kurs