Rabu, 8 Juli 2026

Sekolah Rakyat Jenjang SD di Jatim Sepi Peminat, Orang Tua yang Belum Siap Diduga Jadi Penyebab

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Muhammad Amiruddien Staf Pengolah Data dan Informasi Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur saat menunjukkan data Sekolah Rakyat Permanen, Rabu (8/7/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Dengan adanya kendala pada pemenuhan kuota jenjang SD, komposisi rombongan belajar (rombel) di sejumlah Sekolah Rakyat kemungkinan dilakukan penyesuaian.

Kuota yang semula dialokasikan untuk SD dapat dialihkan ke jenjang SMP atau SMA agar kapasitas 270 siswa per sekolah tetap terpenuhi.

Pemerintah berharap pendekatan sosialisasi dan pengenalan langsung terhadap fasilitas Sekolah Rakyat dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, terutama bagi orang tua calon siswa SD yang masih ragu dengan sistem pendidikan berbasis asrama tersebut.

Untuk diketahui, Kementerian Sosial menargetkan seluruh Sekolah Rakyat sudah mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) paling lambat 31 Juli 2026.

“Kalau gedungnya sudah siap, tidak perlu pulang. Tapi kalau belum siap bisa pulang dulu atau diundur sampai 31 Juli. Itu timeline terakhir seluruh Indonesia,” tandasnya.(wld/rid)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 8 Juli 2026
29o
Kurs