Kamis, 16 Juli 2026

Kenaikan Biaya Haji 2027 Masih Menunggu Pembahasan Pemerintah dan DPR

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Suasana rapat kerja Komisi VIII bersama Menteri Haji dan Umrah serta rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kepala Badan Pelaksana dan Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.nrt

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Kota Surabaya menyebut kepastian naik atau tidaknya biaya haji 2027 masih menunggu pembahasan antara pemerintah dengan DPR RI, khususnya Komisi VIII yang membidangi urusan haji.

Edi Susilo Kasubag Tata Usaha Kemenhaj Kota Surabaya mengatakan, sampai saat ini belum ada penetapan resmi terkait besaran biaya haji untuk keberangkatan tahun depan. Karena itu, calon jemaah diminta menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

“Nah, untuk biaya saat ini masih menunggu pembahasan antara pemerintah dengan DPR RI Komisi VIII. Saat ini sedang (dalam tahap) pembahasan dalam waktu dekat. Setelah itu baru menunggu penetapan presiden terkait besaran PPIH-nya,” kata Edi saat on air di Radio Suara Surabaya, Kamis (16/7/2026).

Sambil menunggu kepastian biaya, Kemenhaj Kota Surabaya mulai melakukan verifikasi terhadap calon jemaah haji (CJH) yang masuk daftar keberangkatan untuk musim haji tahun 2027/1448 Hijriah.

Untuk Kota Surabaya, kata Edi, jumlah calon jemaah yang masuk daftar verifikasi keberangkatan tahun depan sejauh ini sebanyak 2.730 orang. Rinciannya, terdiri dari 67 jemaah lansia, dan 2.663 jemaah non lansia berdasarkan urut porsinya.

“Jadi untuk tahun 2027 ini, untuk Kota Surabaya, daftar jemaah yang akan diverifikasi yang masuk di tahun 2027 ini sebanyak 2.730. Terdiri dari porsi lansia sebanyak 67, kemudian untuk urut porsi ini sebanyak 2.663. Jadi total untuk 2027 ini sebanyak 2.730,” rincinya.

Adapun verifikasi itu dilakukan sebagai bagian dari persiapan pelunasan haji 2027. Dalam prosesnya, Kemenhaj Kota Surabaya sudah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, mulai Dinas Kesehatan, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBHU), imigrasi, maupun dari Pemerintah Kota Surabaya.

Verifikasi dilakukan untuk memastikan kesiapan calon jemaah sebelum tahapan pelunasan dibuka. Beberapa hal yang dicek, antara lain kepastian keberangkatan, status jemaah, usia minimal, riwayat berhaji, hingga pembaruan nomor HP atau WhatsApp.

Pada kesempatan itu, Edi juga mengingatkan calon jemaah yang masuk daftar verifikasi segera melakukan konfirmasi ke Kemenhaj Kota Surabaya paling lambat 26 Juli 2026. Hasil verifikasi nantinya akan dilaporkan ke Kanwil Provinsi Jawa Timur.

“Ini untuk segera melakukan konfirmasi ke Kementerian Haji Kota Surabaya sampai dengan tanggal 26 Juli batas akhirnya, untuk selanjutnya akan kami laporkan kepada kantor wilayah di Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Untuk informasi lebih lanjut, calon jemaah dapat menghubungi call center WhatsApp Kemenhaj Kota Surabaya di nomor 0822-457-61081. (bil/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 16 Juli 2026
27o
Kurs