Sudah 10 tahun berlalu sejak Wahyudi Hoekstra (49 tahun) menceritakan kisahnya ke Radio Suara Surabaya untuk mencari siapa keluarga kandungnya. Hari ini, Minggu (2/8/2026), warga negara Belanda keturunan Indonesia itu kembali datang ke Suara Surabaya didampingi Yayasan Ibu Indonesia, belum menyerah untuk melanjutkan pencariannya.
Dulu, pada tahun 1977, saat ia masih bayi Wahyudi ditemukan di pinggiran Jalan Ronggolawe 2, Surabaya. Berdasarkan dokumen yang dimilikinya, Wahyudi menceritakan bahwa saat itu ia ditemukan seorang polisi bernama Soejarwo, lalu dibawa ke RSUD Dr. Soetomo.
Karena tidak ada keluarga yang datang mengambil, Wahyudi akhirnya dititipkan ke Yayasan Kartini di Jalan Siak, Surabaya. Kemudian saat berusia tujuh bulan, ia diadopsi keluarga Hoekstra dari Belanda dan dibawa ke negara tersebut hingga dewasa.
Setelah dewasa itulah, dalam kurun waktu 2006 hingga sekarang, total sudah lima kali ia datang ke Indonesia untuk mencari keluarganya. Namun, belum ada hasil signifikan yang diterimanya.
“Ini kali kelima saya kembali ke Indonesia untuk mencari petunjuk tentang orang yang meletakkan saya di Jalan Ronggolawe. Sampai sekarang belum ada informasi lebih lanjut. Sekarang saya berusia 49 tahun, dan saya masih berharap ada seseorang yang merespons permohonan (untuk bertemu orang tua) saya,” kata Wahyudi saat on air di studio Radio Suara Surabaya, Minggu.
NOW ON AIR SSFM 100

