Senin, 21 September 2026

Kebijakan Beras Satu Harga Perlu Dukungan APBN, Ini Penjelasan Pakar

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Aktivitas bongkar muat dan penyimpanan beras di gudang Perum Bulog. Foto: Bapanas

Perum Bulog berencana mengusulkan kebijakan satu harga untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di seluruh Indonesia setelah kondisi keuangan perusahaan membaik.

Skema ini ditujukan agar harga beras medium seragam dari Sabang hingga Merauke, meniru konsep BBM satu harga yang diterapkan Pertamina.

Namun, usulan tersebut masih harus dibahas dan mendapat persetujuan pemerintah melalui rapat koordinasi terbatas (Rakortas), termasuk penetapan besaran harga yang akan berlaku.

Ahmad Rizal Ramdhani Direktur Utama Bulog menyebut kondisi keuangan perusahaan diproyeksikan berbalik positif setelah pemerintah menyetujui perubahan skema margin Bulog dari Rp50 per kilogram menjadi setara 7 persen atau sekitar Rp970 per kilogram.

Dengan perubahan tersebut, Bulog memperkirakan neraca keuangan hingga akhir tahun mencapai surplus sekitar Rp1,14 triliun, sehingga dinilai memiliki kapasitas untuk mengajukan kebijakan beras SPHP satu harga.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 21 September 2026
27o
Kurs