Kamis, 6 Agustus 2026

Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,84 Persen dan Kemiskinan Diklaim Turun 92 Ribu Jiwa

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim. Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur (Jatim) pada Semester I Tahun 2026 mencapai 5,84 persen melampaui rata-rata nasional sebesar 5,45 persen sekaligus menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim mengatakan pertumbuhan ekonomi itu juga sejalan dengan perbaikan sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, di tengah ketidakpastian dan dinamika global, Jawa Timur mencatatkan pertumbuhan ekonomi melampaui capaian nasional. Pada saat yang sama, jumlah penduduk miskin dan pengangguran juga menurun. Ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan kolaborasi seluruh elemen di Jawa Timur,” kata Khofifah, Kamis (6/8/2026).

Khofifah menjelaskan pertumbuhan ekonomi Jatim ditopang oleh tiga sektor utama. Antara lain industri pengolahan dengan kontribusi 31,27 persen, perdagangan 18,49 persen, serta pertanian 10,87 persen.

Di sisi lain, persentase penduduk miskin pada Maret 2026 turun menjadi 9,06 persen dari sebelumnya 9,30 persen pada September 2025. Sehingga jumlah penduduk miskin berkurang 92.060 jiwa, dari 3.804.290 jiwa menjadi 3.712.230 jiwa.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Kamis, 6 Agustus 2026
29o
Kurs