Selasa, 18 Agustus 2026

PDIP Minta Aparat Redam Ketegangan di Aceh, NKRI Final dan Utamakan Dialog

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Hasto Kristiyanto Sekjen DPP PDIP. Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

PDI Perjuangan (PDIP) meminta aparat keamanan mengedepankan pendekatan persuasif dalam menangani dinamika pengibaran bendera Bulan Bintang di Aceh.

PDIP menilai tindakan represif, terlebih jika sampai melibatkan letusan senjata di lingkungan tempat ibadah, justru berpotensi memperkeruh suasana dan mengganggu semangat perdamaian yang telah dibangun di Aceh.

Hasto Kristiyanto Sekretaris Jenderal DPP PDIP mengatakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan wilayah kedaulatannya merupakan hal yang sudah final.

Karena itu, berbagai persoalan yang muncul di daerah, termasuk Aceh dan Papua, perlu diselesaikan dengan memahami latar belakang sosial, politik, dan kondisi masyarakat setempat.

“Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tercermin dalam wilayah kedaulatan negara itu sudah final dan diakui hukum internasional. Sehingga ketika ada persoalan-persoalan seperti di Aceh, kita harus melihat konteksnya,” ujar Hasto saat ditemui usai menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di pelataran Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026).

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 18 Agustus 2026
28o
Kurs