Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan, angka desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tidak dapat digunakan sebagai ukuran tunggal untuk menentukan kondisi ekonomi atau tingkat kemiskinan sebuah keluarga.
Amalia Adininggar Widyasanti Kepala BPS menjelaskan, desil merupakan gambaran posisi relatif sebuah keluarga dalam pemeringkatan kesejahteraan dibandingkan keluarga lainnya.
“Desil menunjukkan posisi relatif suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi,” kata Amalia dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Dalam pemeringkatan tersebut, masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok. Misalnya, keluarga yang berada pada desil 3 berarti masuk kelompok ketiga dari 10 kelompok berdasarkan posisi kesejahteraan relatifnya.
Namun, posisi tersebut tidak menunjukkan besaran pendapatan, kekayaan, maupun pengeluaran keluarga secara nominal.

NOW ON AIR SSFM 100

