Senin, 24 Agustus 2026

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Dokter Paru Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Asap putih akibat kebakaran menyelimuti hutan di Kalimantan. Foto: BNPB

Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat membawa partikel dan senyawa berbahaya yang berisiko mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan.

Warga di wilayah terdampak karhutla pun diimbau meningkatkan perlindungan diri dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Menurut Prof. Tjandra Yoga Aditama Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, menjaga kondisi tubuh menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko kesehatan akibat paparan asap karhutla.

“Perlu selalu menjaga dan memelihara kesehatannya. Perilaku hidup bersih dan sehat harus terus diterapkan agar daya tahan tubuh terjaga baik, sehingga dampak asap kebakaran hutan akan dapat dikendalikan dengan baik,” kata Tjandra pada Senin (24/8/2026).

Selain menjaga kesehatan, Tjandra meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak, khususnya ketika berada di kawasan yang berdekatan dengan lokasi kebakaran.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Senin, 24 Agustus 2026
27o
Kurs