Menteri LH Ungkap 42 Perusahaan Diduga Picu Karhutla di Kalimantan
Senin, 24 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Helikopter water boombing milik PT WKS (APP Group) yang melakukan pemadaman karhutla pada beberapa wilayah di Provinsi Jambi. Foto: Humas PT WKS
Provinsi Jambi masih masuk enam besar daerah dengan jumlah titik panas atau hotspot terbanyak secara nasional hingga 25 Agustus 2026.
Kondisi tersebut membuat pemerintah memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), salah satunya melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Raja Juli Antoni Menteri Kehutanan mengatakan, posisi Jambi berada di bawah Riau, Sumatera Selatan, serta sejumlah provinsi di Kalimantan dalam catatan titik panas nasional.
Menurut Raja Juli, karakteristik wilayah Jambi menjadi salah satu alasan kewaspadaan terhadap karhutla harus terus dijaga.
Sebagian wilayah Jambi memiliki lahan gambut dengan kedalaman yang cukup tinggi sehingga berpotensi menyulitkan penanganan apabila kebakaran meluas.
















