Sabtu, 17 Oktober 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.744 per Dolar AS, Harga Minyak Naik akibat Konflik AS-Iran

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada penutupan perdagangan Selasa (1/9/2026).

Rupiah turun 22 poin atau 0,12 persen menjadi Rp17.744 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya Rp17.722 per dolar AS.

Rully Nova Analis Bank Woori Saudara mengatakan, pelemahan rupiah terutama dipengaruhi kenaikan harga minyak dunia yang mencapai sekitar 91 dolar AS per barel di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara AS dan Iran.

“Rupiah pada perdagangan hari ini melemah dipengaruhi oleh global kenaikan harga minyak seiring meningkatnya eskalasi konflik AS dan Iran,” ujar Rully.

Kenaikan harga minyak menjadi perhatian pasar karena konflik di kawasan Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi global.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Sabtu, 17 Oktober 2026
33o
Kurs