Pemerintah Indonesia tengah mematangkan berbagai skenario terkait potensi kehadiran Prabowo Subianto Presiden RI dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) di New York, Amerika Serikat, akhir September 2026.
Vahd Nabyl A. Mulachela Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Jubir Kemlu) RI mengatakan, meski tingkat kehadiran Presiden belum dapat dipastikan, persiapan substansi untuk forum tahunan tersebut tetap berjalan.
“Kami mempersiapkan berbagai skenario, tetapi tentu dari segi substansi, semua persiapan tetap berjalan dan ini terus dimatangkan,” kata Nabyl di Kantor Kemlu RI, Jakarta, Kamis (10/9/2026) yang dikutip Antara.
Menurutnya, pemerintah juga melakukan berbagai latihan untuk mematangkan materi yang akan dibawa Indonesia dalam sidang tersebut. “Kami juga melibatkan berbagai latihan juga untuk menyiapkan substansinya,” tambahnya.
Meski demikian, Nabyl belum dapat memastikan apakah Prabowo akan hadir langsung dalam UNGA tahun ini. Kepastian mengenai tingkat kehadiran Indonesia akan diumumkan secara resmi. “Nanti mengenai konfirmasi tingkat kehadiran, tentu akan kami umumkan secara resmi dalam waktu dekat,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

