Tingkat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal baru mencapai 10,78 persen.
Hal tersebut diungkap dalam rapat bersama antara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI dan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) membahas strategi percepatan implementasi Program MBG di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Pembahasan tersebut menyoroti kesiapan SPPG, kondisi infrastruktur, serta tantangan geografis yang memengaruhi pelaksanaan program di wilayah perbatasan.
Bakri Siddiq Asisten Deputi Infrastruktur Pemerintahan BNPP RI mengatakan pihaknya memiliki tugas penting untuk mengidentifikasi kondisi penyelenggaraan MBG di kawasan perbatasan, khususnya pada 15 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang telah beroperasi.
“Kami dari BNPP diberi kesempatan untuk menyampaikan strategi percepatan dan implementasi program Makan Bergizi Gratis, khususnya di daerah 3T,” kata Bakri melansir Antara, Jumat (25/9/2026).

NOW ON AIR SSFM 100

